Silicon Valley KEK Serap Investasi Rp 1 T

Silicon Valley KEK Serap Investasi Rp 1 T INVESTASI: David Santoso menunjukkan konsep pembangunan KEK Pariwisata yang akan dikelolanya. (HARY SANTOSO/MALANGPOST)

SINGOSARI – Kelompok bisnis raksasa asal Eropa dan USA bakal masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, Singosari. Bisnis teknologi berbasis soft industry ini sekarang tengah dinego PT Intelegensia Graha Tama (IGT).

‘’Belum. Belum bisa disebutkan namanya. Kami masih intens melakukan pendekatan dengan mereka,’’ kata David Santoso, Dirut IGT di kantornya, belum lama ini.

Dikatakan David, investor industri lunak yang akan masuk KEK Pariwisata diyakini tidak menganggu konsep berdirinya KEK Pariwisata. Artinya, keberadaan mereka justru ikut menunjang kekuatan konsep KEK Pariwisata Singosari.

‘’Tidak ada polusi. Basis mereka industri digitalisasi. Industri ini sangat dibutuhkan untuk

menopang berkembangnya pariwisata,’’ kilah David dengan menyebut lokasi industri penopang ini diletakkan di area Silicon Valley.

Ditanya nilai investasi yang akan masuk, pengusaha kelahiran Surabaya ini menyebutkan, sedikitnya mencapai Rp 1 triliun. Artinya, sektor industri lunak di KEK Pariwisata akan terus berkembang sesuai kebutuhan.

‘’Tidak hanya segitu (Rp 1 triliun). Bisa lebih. Tergantung kebutuhan. Apalagi ke depan industri lunak akan terus mengalami perubahan,’’ ungkapnya.

Menurut dia, lahan untuk KEK Pariwisata sudah disiapkan seluas 300 hektar. Secara teknis lahan yang terletak di desa Langlang, Kecamatan Singosari itu, cukup mengkaver seluruh aktifitas KEK Pariwisata.

‘’Di Nusa Dua, Anda tahu, KEK seluas 300 hektar sampai sekarang belum habis. Tidak gampang lho lahan seluas itu,’’ ujar David sembari tersenyum.

Pengusaha muda yang lama tinggal di Boston, USA ini, lantas mengurai ihwal berdirinya KEK Pariwisata, Singosari. Di mana untuk mewujudkan KEK Pariwisata bukanlah pekerjaan gampang. Segampang membalikkan telapak tangan.

Tidak hanya itu. KEK Pariwisata harus memiliki keunggulan dibanding kawasan wisata lain. Makanya selain mengusung konsep wisata heritage, KEK Pariwisata Singosari akan dilengkapi Silicon Valley.

‘’Konsep ini saya adopsi dari kawasan technopark di Dulssedorf, Jerman. Sekarang tengah kami matangkan konsepnya,’’ pungkas alumnus Boston College, USA ini. (has)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga