Jakarta Elektrik Dioaksa Menyerah BJB di Laga Pembuka Final Four Proliga

  • 2018-03-30 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :347
Jakarta Elektrik Dioaksa Menyerah BJB di Laga Pembuka Final Four Proliga Jakarta Elektrik PLN dipaksa menyerah Bandung BJB Pakuan dalam laga pembuka final four Proliga 2018 di GOR Ken Arok, Malang (30/3) (firman)

MALANG – Tim putri Jakarta Elektrik PLN tumbang dalam laga pertama final four Proliga 2018 kontra Bandung Bank BJB Pakuan di GOR Ken Arok, Jumat (30/3) sore. Tim asuhan Hu Xiao Dong-Tien Mei ini harus menerima kekalahan 1-3 dari tim asal tanah Pasundan.

Kekalahan ini sekaliug menjadi pil pahit yang diterima sebelum derbi Jakarta kontra Pertamina Energi, Sabtu (31/3).

Kapten tim putri Jakarta Elektrik, Indahyani Gunarti mengatakan, kekalah itu menjadi pelajaran baik. Terlebih tim yang dihadapi itu adalah mantan timnya.

“Dulu kan kita satu asuhan, sekarang di Jakarta Elektrik banyak junior, sedangkan di

BJB adalah para pemain senior. Bagi kami mental sudah bagus. Kami harap bisa ambil pelajaran dari kekalahan ini,” kata Indah usai pertandingan.

Di laga pembuka final four Proliga di Malang ini, Jakarta Elektrik kehilangan momentum di set pertama. Amasya Manganang dan kawan-kawan kalah di set pertama dengan skor 23 : 25.

Jakarta Elektrik ternyata tak mampu bangkit di set kedua. Kendati kapten BJB Wilda Sugandi tumbang saat skor BJB unggul 15 :13, Jakarta Elektrik tak mampu memanfaatkannya.

Set kedua, BJB kembali justru menenggelamkan Jakarta Elektrik, kali ini dengan skor lebih telak 25 : 19.

Di set ketiga Jakarta Elektrik bisa bangkut dan menang di 25 : 21.
 Namun di set selanjutnya, justru BJB mampu memanfaatkan soliditas pemain senior eks Jakarta PLN seperti libero Berllian Marsheilla dan Aprilia Manganang.

Sehingga, Jakarta PLN harus mengakui keunggulan BJB di set keempat. BJB menang 25 : 21 dan menyudahi pertandingan dengan skor 3 : 1.

Pelatih BJB, Oktavian mengakui, Wilda adalah kapten yang menenangkan serta menopang mental tim asal Bandung.

“Pada set kedua, dampaknya belum terlihat. Tapi, begitu memasuki set ketiga, para pemain BJB mulai kehilangan momentum dan sering melakukan kesalahan sendiri,” papar Oktavian.

Sedangkan Asisten pelatih Jakarta Elektrik, Abdul Munib menyatakan timnya siap mengambil poin penuh di laga berikutnya. Jakarta Elektrik PLN dijadwalkan menghadapi Jakarta Pertamina Energi esok pada pukul 17.00.(fin/lim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga