Didemo Siswanya, Kasek SMANDA Out

  • 2018-04-05 penulis : bagus
  • Editor :junaedi
  • dibaca :6631
Didemo Siswanya, Kasek SMANDA Out Kepala Sekolah SMAN 2 Malang, Dwi Retno Udjian Ningsih dan siswanya saat demo, Kamis (5/4).(ipunk)

MALANG–Kepala sekolah (Kasek) SMAN 2 Malang (SMANDA), Dr Rr Dwi Retno Udjian Ningsih MP.d, dilengser siswa didiknya. Didemo seluruh siswanya sejak Kamis pagi (5/4), Kasek yang berdinas sejak 15 September 2014 itu siang harinya resmi ditarik oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Menurut  Ketua MKKS SMAN, Tri Suharno, Dwi Retno tak lagi menjabat Kasek SMANDA per Jumat esok. Sedangkan penggantinya sementara penggantinya sementara ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt).

Tri menyebut kepastian itu setelah ia berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Saiful Rachman, MM, M.Pd, dan telah menjadi keputusanya.

“Keputusan yang diambil adalah untuk kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan siswa supaya bisa belajar dengan tenang, khususnya Senin mendatang yang akan melaksanakan UNBK,” kata Tri.

Demo siswa SMANDA ini dipicu rasa kesal siswa terhadap sikap  Dwi Retno. Mereka menganggap selama memimpin sekolah ini, ucapan sang Bu Guru ini dinilai tidak mendidik dan sangat kasar.

Rencana demo itu sendiri sudah terdengar sejak dua mingguan belakangan. Sekitar pukul 07.00, mereka menyerbu sekolah.  Tuntutan mereka melengserkan Kasek, Roro Dwi Retno Udjian Ningsih. Pagi sebelum demontrasi, siswa berkumpul di sekitar Stasiun Kota Lama. Kemudian bergerak ke sekolah.

Sebenarnya untuk menghalangi demonstrasi, sekolah sudah meliburkan seluruh siswa. Yang terjadi meski sekolah lebur, siswa malah kompak datang ke sekolah. Mereka membawa berbagai atribut demontrasi, spanduk, poster yang bersikan slogan melengser sang Kasek.

Sejumlah siswa sekolah ini banyak hal yang memicu kemarahan siswa. Mulai dari larangan salat Duha dan dikatai jungkir balik hingga sebutan anak setan.

“Memang perkataan semacam itu tidak kali ini saja kami dengar, sudah sering. Bahkan beberapa siswa juga sempat mengalami kekerasan secara fisik berupa tamparan,” terang mereka.

Saat ini semua siswa bersorak lantang menyuarakan Kasek diktator di sekolah segera mundur. Para siswa berorasi secara bergantian di depan aula. Mengumbar aksi

Berita Terkait

Baca Juga