Jembatan Kiai Parseh Hanya Bisa Dilewati Satu Mobil

Jembatan Kiai Parseh Hanya Bisa Dilewati Satu Mobil Kondisi Jembatan Parseh Jaya yang memprihatinkan

MALANG-Kondisi jembatan di Jalan Kiai Pasreh Jaya, Bumiayu memprihatinkan. Jembatan penghubung warga Kedungkandang dengan kawasan Gadang itu rusak. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang berjanji segera turun tangan.

Pantauan Malang Post, arus lalu lintas di jembatan tersebut sangat padat. Mobil dan motor  melewati jembatan sepanjang 75 meter dengan lebar 3 meter itu. Karena tak lebar, mobil yang lewat harus bergantian. Karena itulah di ujung jembatan terdapat warga yang sukarela mengatur arus kendaraan agar tak terjadi penumpukan.

Kondisi fisiknya pun makin rusak. “Di tengah aspalnya sudah mengelupas. Kalau ada dua mobil saja numpuk ditengah bisa ambruk. Makanya kita jaga, warga sini sukarela,” kata Uda, warga yang sukarela mengatur lalu lintas di jembatan tersebut saat ditemui Malang Post.

Ia melanjutkan, tiap pagi, yakni waktu berangkat sekolah dan kerja serta sore hari merupakan waktu padat, bahkan macet. Karena itulah Uda harus benar-benar memastikan tidak ada penumpukan kendaraan di tengah jembatan.

Maka dari itu, sistem buka tutup diberlakukan. Yakni memprioritaskan kendaraan berlalu satu arah terlebih dahulu. “Dulu pernah ditambalin aspal, kalau tidak salah pertengahan tahun lalu. Tapi lagi-lagi seperti ini, rusak lagi,” tandas Uda.

Warga berharap Pemkot Malang segera melakukan penanganan. Terutama konstruksi jembatan sehingga tak membahayakan pengendara. Bahkan untuk jangka panjang sebaiknya dibuat jembatan baru. 

Kepala DPUPR Kota Malang, Ir Hadi Santoso pastikan segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut. “Iya laporkan saja. Salah satu prioritas pembangunan kita tahun ini juga menyasar pada jembatan-jembatan penghubung kelurahan seperti itu,” tegas kadis yang akrab disapa Soni ini.

Meski begitu ia juga mengimbau warga  agar berpartisipasi menjaga jembatan. Caranya dengan tidak

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga