Popo Aryo Sejati, Arek Malang Kebanggaan Indonesia di Asian Games

  • 2018-04-11
  • Editor :husnun
  • dibaca :319
 Popo Aryo Sejati, Arek Malang Kebanggaan Indonesia di Asian Games Popo Ario Sejati

Pepatah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya memang tepat ditujukan pada sosok Popo Ario Sejati. Salah satu atlet balap sepeda yang lahir di Kota Malang ini, mengenal dunia balap sepeda dari sang ayah yang juga atlet dan pelatih balap sepeda. Ia bertabur prestasi, baik dalam skala nasional maupun asia.

 

Pria yang akrab disapa Popo ini menceritakan bagaimana dirinya mulai mengenal sepeda hingga dia menggeluti dunia balap sepeda. Termasuk berhasil menorehkan prestasi yang bisa dibanggakan.

“Dulu waktu kecil kira-kira usia TK, bapak sudah mengajarkan saya naik sepeda waktu itu. Kalau tidak salah sepeda

BMX karena masih kecil banget waktu itu saya dipegang terus sama bapak waktu mengayuh sepeda. Terus masuk usia SD saya diajak bapak untuk ikut lomba sepeda BMX tapi waktu itu masih antar kampung,” kenang pria kelahiran Malang, 24 Juli 1986 ini.

Putra pasangan Bapak Seger Triyono dan Ibu Sukatri ini mengatakan peran orang tua begitu besar dalam karirnya. Dirinya mengaku berkat jasa sang ayah lah, dia bisa menekuni hal yang semula hobi menjadi sesuatu prestasi yang bisa membanggakan bagi dirinya, keluarga, dan negara.

“Bagi saya bapak bukan sekedar orang tua saja, tapi dia juga mentor sekaligus pelatih dalam perjalanan karir saya. Beliau selalu membimbing saya kadang juga memberikan masukan ketika saya selesai bertanding atau mau mengikuti suatu kejuaraan balap sepeda. Intinya bapak sangat berperan penting dan menjadi alasan mengapa saya bisa sejauh ini,” ungkapnya.

Kisah unik juga diceritakan Popo ketika di sekitar rumahnya belum ada sirkuit balap sepeda BMX. Dirinya bersama teman-temannya yang masih usia anak-anak saat itu membuat sirkuit BMX sendiri.

“Waktu dulu di kampung tidak ada sirkuit BMX buat latihan dan main sama teman-teman di kampung. Saya sama bapak dibantu teman-teman membuat sirkuit BMX kecil di belakang rumah untuk latihan dan tempat main-main sama teman-teman,” papar pria yang berdomisili di Jalan Danau Rawa Pening Dalam H5 E20 Kecamatan Sawojajar Kota Malang tersebut.

Popo mulai serius menekuni balap sepeda sekitar tahun 2001, saat dirinya memasuki kelas satu SMP waktu itu. Dirinya masuk mengikuti kelas junior, waktu Popo belum bercita-cita mengikuti kejuaraan dengan level nasional dia masih fokus pada kejuaraan antar daerah saja waktu itu.

Dari balapan pertamanya lah, Popo mulai berpikir untuk menekuni serius dunia balap sepeda dan meniti karir sebagai pebalap sepeda profesional.

“Saya

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga