Tenis Meja Harus Kejar Ketinggalan

Tenis Meja Harus Kejar Ketinggalan Pengurus PTMSI bersama pengurus KONI Kota Malang

Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Malang diminta untuk segera  menyiapkan diri menghadapi Porprov 2019 di Bojonegoro. Permintaan itu disampaikan Ketua KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono ketika bertemu dengan pengurus PTMSI Kota Malang di kantor KONI Kota Malang, Kompleks Stadion Gajayana, Kamis (12/4).

‘’Setelah kepengurusan terbentuk, harus segera mengejar ketinggalan dengan yang lain, karena persiapan Porprov sudah mepet,’’ kata Bambang.

Dia sangat berharap para atlet tenis meja Kota Malang bisa kembali berkiprah dalam ajang tingkat regional, nasional maupun internasional. Ini bisa dimaklumi karena dalam beberapa even petenis meja Kota Malang belum bisa menunjukkan prestasinya. ‘’Saya berharap petenis meja Kota Malang bisa berprestasi, terutama dalam Porprov mendatang,’’ tegasnya.

Saat ini sebagian besar Cabor sudah membuat persiapan untuk menghadapi multieven empat tahunan tersebut. Bahkan 17 Cabor sudah memiliki daftar atlet dan pelatih yang akan memperkuat Kota Malang dalam Porprov nanti. Sisanya masih dalam persiapan karena terkait dengan seleksi internal.

Setelah vakum beberapa waktu, pengurus PTMSI Kota Malang dan klub anggota mengadakan pertemuan untuk membahas kekosongan pengurus tersebut. Pengurus PTMSI vakum setelah ketuanya Sutikno meninggal dunia. Sesuai aturan, bila ketua berhalangan tetap harus segera dibentuk kepengurusan baru.

Beberapa pengurus lama dan 11 klub anggota mengadakan pertemuan untuk membahas masalah ini. Hasilnya, peserta sepakat untuk memilih pengurus baru agar PTMSI Kota Malang bisa segera beraktivitas. Akhirnya terpilih UU Soedjijanto sebagai ketua umum.

Setelah terpilih sebagai ketua, UU bertekad untuk mempersiapkan atletnya menghadapi Porprov. Sebenarnya banyak atlet tenis meja di Kota Malang, tapi karena kurang mendapat kesempatan sehingga prestasinya belum menonjol. ‘’Kami memiliki beberapa atlet yang bisa diandalkan untuk terjun dalam Proprov mendatang,’’ ujar mantan petenis meja yang kini berusia 57 tahun tersebut.

Berita Terkait

Baca Juga