Edukasi Pemilu Melalui Rumah Pintar Bumi Tumapel

  • 2018-04-13 penulis : Agung Priyo
  • Editor :husnun
  • dibaca :241
Edukasi Pemilu Melalui Rumah Pintar Bumi Tumapel Rumah pintar di kantor KPU Kabupaten Malang

Banyak cara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten untuk memberikan edukasi mengenai Pemilu kepada Masyarakat. Salah satunya dengan membuat Rumah Pintar Pemilu Bumi Tumapel.

 Ruangan berukuran 3 x 10 meter ini, didesain menjadi museum mini KPU. Fungsinya untuk memberikan segala informasi berkaitan dengan proses pemilihan sejak tahun 1955.

“Dulu tempat Rumah Pintar Pemilu Bumi Tumapel ini adalah untuk ruang kerja sekretariat Kasubag dan staf KPU. Namun karena ada perintah dari KPU RI untuk kewajiban membuat Rumah Pintar Pemilu, kami rombak dan desain menjadi seperti ini,” terang Sofie Rahma Dewi, Divisi

Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Malang.
Rumah Pintar Pemilu Bumi Tumapel ini, untuk memberikan informasi atau pengetahuan tentang proses dan tahapan berkaitan dengan pemilu. Dari awal pelaksanan pemilu sejak tahun 1955 sampai pelaksanaan pemilu tahun 2014 lalu. Isinya, antara lain seperti panel-panel yang berisi ilmu tentang kepemiluan.
Informasi sejumlah pemilu, mulai dari orde lama, orde baru, dan reformasi. Termasuk peserta pemilu dan bendera partai peserta pemilu. Panel tentang bagaimana proses pemungutan di TPS, alat peraga sosialisasi, layar monitor video tentang pemilu, dan contoh surat suara pemilihan baik Pilgub dan Pilbup. Ada juga permainan Cap Jie Kie, yang merupakan pelanggaran di pemilu.

“Tempat ini terbuka untuk semua elemen masyarakat. Tidak hanya anak sekolah, tetapi juga masyarakat yang ingin mengetahui tentang tahapan penyelenggaraan pemilu. Bahkan, beberapa kali anggota Polres Malang sering berkunjung untuk mengetahui soal tahapan pemilu,” jelasnya.
Seperti kemarin, ada kunjungan dari siswi SMP Islam Terpadu Al Bashiroh, Kecamatan Turen. Belasan anak-anak kelas VIII, datang bersama dengan guru pembimbingnya. Mereka melihat Rumah Pintar Pemilu, dan mendapat penjelasan dengan semua isi yang ada dalam museum mini KPU tersebut.
“Kami ingin mencerdaskan pemilu kepada anak-anak pra-pemula. Dengan kunjungan ini, mereka bisa lebih mengerti tentang pelaksanaan pemilu sejak dini,” ujar M Khoiron, guru PKN yang mendampingi. (agp/aim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga