Ibu 'Koki' Trobas Dijerat Pasal Berlapis

  • 2018-04-14 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :355
Ibu 'Koki' Trobas Dijerat Pasal Berlapis Amini (tengah), sang koki minuman tradisional jenis Trobas saat digelandang ke kantor polisi.(ist)

MALANG – Seorang ibu 'koki' minuman keras jenis Trobas terus disidik Polres Malang. Amini, 53, ibu warga Dusun Sumberpelus, Sindurejo, Gedangan, Kabupaten Malang ini dikenaik pasal berlapis.

Yakni pasal 204 KUHP, pasal 62 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan pasal 140 UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menyebut, produksi minuman keras tradisional itu tanpa izin atau ilegal. Selain jenis minuman itu banyak dampak yang membahayakan orang lain.

Amini sebelumnya digerebek petugas saat sedang 'memasak' ratusan liter minuman keras tradisional jenis trobas. Pabrik mereka

itu dilakukan di tengah hutan untuk menghindari petugas.

Menurut Ujung, proses produksi home industri  Amini, menghasilkan produk yang berpotensi membahayakan konsumen. Trobas yang diproduksi masuk dalam jenis metanol. Zat kimia berbahaya jika dikonsumsi. Biasanya minuman ini dijual seharga Rp 22 ribu per liter.

“Minuman keras berizin terdiri dari tiga golongan, A, B dan C. Kadar yang diukur yaitu etanol. Sedangkan, produksi rumahan seperti ini, minumannya mengandung etanol. Keamanan produk ilegal dan tanpa izin seperti ini tidak bisa diukur dengan tepat,” ungkap Ujung.

Ujung mengatakan, trobas dengan kadar metanol hingga 95 persen bisa menyebabkan kebutaan bahkan meninggal dunia. (fin/jon/mar)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga