Ini Kronologi Insiden Arema vs Persib yang Akibatkan Banyak Aremania Terluka

  • 2018-04-15
  • Editor :junaedi
  • dibaca :529
Ini Kronologi Insiden Arema vs Persib yang Akibatkan Banyak Aremania Terluka Sejumlah Aremania umumnya Aremanita terluka akibat insiden di Stadion Kanjuruhan MInggu (15/4) malam.(ipunk)

- Pertandingan menit 78,  Arema ketinggalan 1-2 dan membuat tensi pertandingan tinggi, tekanan Aremania pun tinggi. 
-Gol Persib berawal dari pelanggaran kepada Ahmet Atayev yang dibiarkan oleh wasit Handri Kristanto, dan para pemain Persib terus mengalirkan bola sampai berbuah gol.
-Setelah gol Persib, kekecewaan Aremania mulai terlihat. Mereka mulai melakukan pelemparan ke arah lapangan, terutama ke arah wasit.
- Aremania mulai meneriakkan kritikan pada permainan Arema. Selain teriakan, spanduk seperti Maine Kurang Sangar, Mainmu Koyok Goder, Mana Gaya Malanganmu sampai Sampai Lupa Cara Menang.
- Arema berhasil menyamakan kedudukan di

menit 86 melalui gol Balsa Bozovic. Aremania bersemangat memberikan tekanan kepada tim tamu melalui chant yang ditujukan ke pemain Persib.
- Satu menit kemudian, striker Arema Dedik Setiawan terkena kartu merah. Akumulasi kekecewaan Aremania memuncak, terutama kepada wasit.
- Di menit 88 Aremania mulai melompat pagar pembatas tribun dan berusaha masuk ke lapangan namun masih bisa digagalkan petugas keamanan.
-Memasuki injury time, pemain Persib Bandung, M. Deden Natshir dianggap mengulur waktu. Protes muncul dari pemain Arema dan wasit memberikan kartu kuning. Aremania akhirnya tidak bisa ditahan dan masuk ke lapangan.
- Kembang api, bomb smoke, dan lemparan botol terjadi. Kepala Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez terkena lemparan dan seluruh skuad Persib memutuskan untuk meninggalkan lapangan.
- Sekitar lima menit kemudian pemain Arema juga meninggalkan lapangan. Kerusuhan tak terhindarkan, kekecewaan Aremania dengan melakukan pelemparan ke arah tribun VIP dan ruang ganti. 
- Polisi sampai menyemprotkan gas air mata untuk membuyarkan Aremania yang masuk ke lapangan, lebih dari 10 tembakan gas air mata ke tengah lapangan arah selatan.
-Status pertandingan dinyatakan selesai oleh PP, skor 2-2.
- Tidak ada konferensi pers dari kedua tim sesuai dengan rekomendasi Pengawas Pertandingan. 
-Hingga 22.16, kedua tim masih bertahan di stadion.


Diduga Pemicu Insiden Kanjuruhan
-Wasit dianggap tak adil.
-Pemain Persib dianggap mengulur waktu. 


Korban 
-Pelatih Persib terkena lemparan
-Ratusan  Aremania, ada yang terinjak-injak karena keluar tribun, dibawa ke RS terdekat . Mayoritas Aremanita. Keluhan, patah tulang ,  kena gas air mata. 
-Steward satu bagian leher sobek, Polisi ada yang luka. 
-Korban dibawa ambulance dari sejumlah rumah sakit, ambulance BRI, ambulance Apotek Arema Kepanjen, mengangkut secara bergantian.

Rumah Sakit yang merawat Aremania
RSUD Kanjuruhan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga