Arema Bersiap Terima Saksi, seperti Ini Kemungkinannya

  • 2018-04-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2808
Arema Bersiap Terima Saksi, seperti Ini Kemungkinannya Salah seorang Aremania yang sempat melakukan protes kepada Panpel Arema Abdul Harris, di Stadion Kanjuruhan di sesaat setelah kericuhan terjadi, Minggu (15/4).(ipunk)

MALANG - Manajemen Arema FC bersiap mendapat sanksi atau denda imbas kericuhan yang terjadi dalam pertandingan melawan Persib Bandung, Minggu (15/4) lalu. Sebagai konsekuensi yang harus diterima, Arema segera melakukan evaluasi menyeluruh.

"Kami memohon maaf sebesar-besarnya. Kami tidak pernah ingin hal seperti ini terjadi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan, tetapi apa yang terjadi dalam pertandingan sungguh di luar dugaan, hingga memakan banyak korban," kata Ketua Panpel Arema Abdul Harris.

“Bagaimana pun sanksi sudah di depan mata, Arema juga harus memberikan laporan dan klarifikasi. Kami akan istiqomah dengan sanksi,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin mengatakan Komdis belum mengambil keputusan. Pihaknya masih memantau dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait.

"Belum ada keputusan, kami masih berkoordinasi. Kami belum kumpul, tetapi itu sudah ada dalam pantauan kami," katanya.

Kericuhan itu diduga berawal dari ketidakpuasan Aremania terhadap kepemimpinan wasit Handri Kristanto. Mereka menganggap beberapa keputusan wasit merugikan Singo Edan.

Asep menambahkan, pihaknya akan mendalami laporan dari pengawas pertandingan tersebut. Selanjutnya, Komdis baru akan mengadakan sidang apabila PSSI merekomendasikannya.

"Dari sana (laporan pengawas, red) ke federasi. Baru nanti PSSI melanjutkan ke kami," tuturnya.

Asep juga menyebut tidak menutup kemungkinan Komdis akan memanggil wasit yang memimpin pertandingan. Pasalnya, ada dugaan Aremania masuk ke lapangan karena tidak puas dengan kepemimpinan wasit.

"Kita minta keterangan dari wasit supaya lebih jelas," kata Asep.

Namun, besar kemungkinan jika sanksi berupa denda, maka yang diterima Arema bisa di atas Rp 300 juta. Hal itu bila melihat banyaknya pelanggaran yang terjadi, mulai dari suporter memasuki lapangan pertandingan, pelemparan terhadap pemain lawan hingga penyalaan flare dan kembang

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga