Punya Usaha Burung Piaraan, Kok Nogel

  • 2018-04-24 penulis : Fino
  • dibaca :382
Punya Usaha Burung Piaraan, Kok Nogel Tersangka pengecer judi tolek Agus Achmad Zainuri (tengah).(ipunk)

MALANG – Perjudian jenis toto gelap (togel) di Dusun Ngepeh, Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malan dibongkar. Salah seorang pengecernya, Agus Achmad Zainuri, 37, warga Ngepeh RT 08 RW 06, ditangkap di rumahnya, Minggu (22/4).

''Pelaku kami tangkap di rumah saat sedang santai, duduk-duduk,” kata Pejabat Sementara Wakapolsek Karangploso, Iptu Slamet Subagyo kepada wartawan.

Saat itu Agus segera digelandang ke Polsek Karangploso. Dalam pemeriksaan, Agus mengaku sebagai pengecer togel sejak enam bulan lalu. Ia menjualnya hanya dengan perantara telepon seluler. Karenanya, ia hanya duduk saja sambil menunggui handphone merek Samsung miliknya jika ada penombok.

“Tersangka

ini tiap hari omzetnya lumayan, antara Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Dari jumlah itu, dia hanya menyetorkan 80 persen ke pengepulnya,” kata Slamet.

Jika setoran Agus kepada pengepul lancar, maka tiap harinya dia mendapatkan komisi 20 persen. Agus mengaku menyetorkan taruhan pemasang itu kepada orang berinisal M. Polisi saat ini masih mengejar M.

“Pelaku diancam dengan pasal 303 KUHP junto pasal 2 ayat 1 UU nomor 7 tahun 1974 tentang perjudian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun,” jelasnya.

Kepada petugas Agus mengatakan, awal dia terjun sebagai pengecer togel, karena dititipi oleh teman yang kini menjadi buronan. Dia sendiri sudah 12 tahun berternak burung. Beberapa bulan terakhir, dia menjadi peternak burung lovebird dan kenari. Bapak tiga anak itu, meneruskan pekerjaan sebagai pengecer togel karena kebutuhan ekonomi.

“Tiap hari ada 4 sampai 5 orang yang nombok togel ke saya,” tutupnya.(fin

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga