Ketahuan, Dua Peserta Ujian SBMPTN Sehat mengaku Difabel

  • 2018-05-08 penulis : bagus
  • Editor :junaedi
  • dibaca :329
Ketahuan, Dua Peserta Ujian SBMPTN Sehat mengaku Difabel Suasana peserta ujian SBMPTN saat mengerjakan soal.(ipunk)

MALANG–Panitia ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) nyaris kecolongan, Selasa (8/5). Pasalnya, ada dua peserta kelompok campuran, menginput data sebagai penyandang tuna netra. Padahal mereka fisiknya normal. Belum jelas maksud dan tujuan dua peserta yang mengerjakan ujian di UIN Maliki itu.

“Kami meralat jumlah peserta difabel kelompok campuran yang total berjumlah tiga orang. Ternyata, setelah rapat verifikasi dua peserta tidak tuna netra. Untungnya panitia juga melakukan pengecekan ulang pada sekolah yang bersangkutan,”  terang Wakil Rektor 1 UIN Maliki, Dr. H. M. Zainuddin.

Zainuddin menegaskan hal itu saat melakukan monitoring pelaksanaan

SBMPTN kelompok Soshum di Universitas Brawijaya. Katanya, sebelum pelaksanaan ujian SBMPTN kelompok campuran, mereka dipindahkan pada ruang seperti peserta normal. Tentu, sebelum menempatkan mereka pada ruang yang seharusnya, panitia melakukan verifikasi ulang.

Diakui Zainuddin, pelaksanaan SBMPTN berjalan lancar, namun panitia tetap melakukan pengecekan jika ditemui hal yang mencurigakan. Termasuk dua peserta kelompok campuran yang sebelumnya didata sebagai penyandang tuna netra. Bahkan, panitia juga melakukan proses verifikasi saat ditemukan foto di ijazah peserta yang tidak sesuai.

“Sesuatu yang ganjil segera kami atasi. Seperti kemarin, kami juga menemui foto ijazah yang tidak sesuai dengan peserta. Panitia langsung melakukan verifikasi dan klarifikasi kepada peserta, sehingga jelas,” ungkapnya.

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga