Densus 88 Sergap Pasutri Terduga Teroris di Jalan Kapi Sraba Malang

  • 2018-05-14
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2655
Densus 88 Sergap Pasutri Terduga Teroris di Jalan Kapi Sraba Malang Rumah pasurti terduga terlibat jaringan teroris Surabaya setelah disergap dan digeledah polisi dan diberi garis polisi di Jalan Kapi Sraba, Mangliawan, Kabupaten Malang.(ipunk)

MALANG- Tim Densus 88 menggrebek salah satu rumah di Jalan Kapi Sraba IV, Mangliawan, Kabupaten Malang, Senin (14/5) sore. Selain menggeledah rumuh, polisi juga mengamankan dua orang pemilik rumah berikut sejumlah barang bukti. Mereka diduga terlibat dalam serangkaian bom di Surabaya.

Polisi menduga kedua orang suami istri ditangkap karena diduga terlibat dengan pelaku yang menjadi korban bom di rumah susun sewa di Wonocolo, Sidoarjo.

Wakapolres Malang, Kompol Deky Hermansyah tidak menyangkal ada kegiatan polisi yang mengamankan dua orang di rumah itu. " Benar, ada dua orang yang diamankan," jelas Deky kepada media.

Deky tidak merincikan mengapa penghuni rumah itu mendadak disergap Tim Densus 88 Anti Teror. Yang pasti penggerebekan sekitar pukul 14.00 itu, polisi juga mengamankan sejumlah buku-buku.

Informasi warga sekitar, terduga bernama M Arifin, 50. Ia disergap bersama istrinya, Siti Rohaida. Pasangan ini tidak memiliki anak.

Menurut Fahmi, ketua RT setempat, Arifin diketahui merupakan pegawai kantor pos Kota Malang. Sedangkan istri ikut ditangkap polisi sehari-hari diketahui berjualan telor asin.


Penangkapan dan penggeledahan itu di lakukan sejak pukul 14.00 hingga sekitar pukul 15.15. Peristiwa ini segera menarik perhatan warga, karena perumahan itu termasuk kawasan padat penduduk. Namun petugas memberikan garis polisi sekitar 300 meter dari rumah terduga.

Selain membawa kedua penghuni rumah, polisi juga membawa sejumlah barang bukti yang berupa Air soft gun mp5, . 2 buah pisau lipat dan 20 buah buku syariah yang diduga petugas menginspirasi pasangan ini untuk mendukung kegiatan teror.

 

Berita Terkait

Baca Juga