Pelajar SD Jadi Korban Kejahatan Sartok

  • 2018-05-14
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2017
Pelajar SD Jadi Korban Kejahatan Sartok ilustrasi pelajar sd menjadi korban perampasan hp

MALANG–Sekelompok pelajar sekolah dasar menjadi korban kejahatan pemerasan di kawasan Jalan Letjen S Parman, depan Plasa Telkom. Pelaku mengambil HP milik korban. Modusnya, korban dituduh memukul dan mengambil HP dari adik pelaku.
 
Keterangan yang dihimpun, korban bernama Faldi, 11, warga Glintung, Blimbing. Kejadiannya Sabtu (12/5), sekitar pukul 20.30 WIB, Faldi bersama teman-temannya berjalan-jalan di kawasan Plasa Telkom. Mendadak, Faldi dicegat sekelompok orang.

Mereka langsung menuduh Faldi dan kawan-kawannya, telah memukul dan mengambil HP milik adik salah satu pelaku. Dengan nada intimidasi, para pelaku meminta HP dari korban, dengan alasan sebagai jaminan.

Mereka berdalih akan membawa HP korban untuk pergi mengkonfirmasi apakah smartphone Oppo A37F itu milik adik pelaku.

Karena ketakutan, korban dengan polos menyerahkan HP tersebut kepada para pelaku, yang akhirnya kabur. Keterangan korban, ada dua pelaku yang memiliki ciri-ciri fisik seperti ini.

Pelaku pertama memakai jaket merah dan berbadan gendut. Sedangkan, pelaku lain memakai jaket Nike, memakai topi Vegvisix, berambut panjang, dengan alis yang dikerok dan berbadan tinggi.

Kakak keponakan korban, Albert Danias, membenarkan kejadian itu. Bahkan kasusnya sudah dilapor ke Polres Makota. Setelah postingan aksi sartok (istilah pemerasan dengan modus seperti itu) di kawasan Blimbing, ditanggapi Sat Sabhara Polres Makota via Facebook.

“Insyaallah kami laporan,” terang Albert.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni mengimbau peristiwa kejahatan yang dialami oleh korban, sebaiknya dilaporkan kepada kantor polisi terdekat. Dengan melapor, polisi bisa melakukan tindak lanjut berupa penyelidikan.(fin)

 

Berita Terkait

Baca Juga