Di Pagi Buta, Dua Terduga Teroris Disergap di Malang

  • 2018-05-15 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :414
Di Pagi Buta, Dua Terduga Teroris Disergap di Malang Rumah kontrakan terduga teroris di Perum di Perum Banjararum Asri, Singosari, Kabupaten Malang yang disergap Tim Densus 88, Selasa pagi (15/5).(guest)

MALANG- Dua orang yang diduga terlibat jaringan teror bom di sergap Tim Densus 88, di tempat terpisah di Malang, Selasa (15/5). Kedua orang itu adalah dikenal bernama Syamsul Arifin alias Abu Umar, 35, dan Kristianto, 41.

Keterangan di lapangan menyebut, Syamsul Arifin, disergap di rumah kontrakannya di Perum Banjararum Asri, Dusun Tanjung Singosari, Kabupaten Malang. Penyergapannya dilakukan Selasa dini hari, tepatnya sekitar pukul 02.00 wib.

Tim Densus yang datang bersenjata lengka dan mengedor pintu rumah terduga. Dalam hitungan detik, petugas mendobrak pintu rumah dan segera menyerga Syamsul berikut istrinya Wahyu Mega Wijayanti,40.

Serta dua orang anaknya. Mereka segera diamankan.

Setelah itu rumah sewaan terduga segera diberi garis polisi.

Sementara di tempat terpisah dalam waktu yang berbeda, Tm Densus juga menyergap terduga teroris Kristianto,41, di Jalan Tenaga Turirejo, Kepuharjo, Karangploso, ssekitar pukul 08.45 WIB. Informasinya, dia ditangkap saat sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega.

Sore tadi, polisi kembali datang ke rumah kedua terduga teroris ini untuk mengambil sejumlah barang bukti.
 

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera menyebut terduga teroris di Malang adalah Syamsul. Sedangkan, istrinya tidak disebut sebagai terduga teroris.

Namun tidak dijelaskan dibawa kemana istri dan anak terduga itu yang saat penangkapan ikut di bawa petugas.

Frans Barung menyebut, Syamsul diyakini kelompok jaringan Romli yang tertangkap di Ngijo Karangploso pada 19 Februari 2016 lalu. Namun kasus ini masih didalami termasuk terkaitannya dengan aksi teror bom di Surabaya dalam dua hari terakhir.

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga