Kebacut. Sudah Kakek masih Juga Mencuri Motor

  • 2018-05-15 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :261
Kebacut. Sudah Kakek masih Juga Mencuri Motor Kakek Soewarno di Polsek Singosari dan barang bukti sepeda motor dan barang dipakai untuk mencuri.(fino)

MALANG – Seorang kakek ditangkap polisi karena mencuri sepeda motor. Kakek yang diketahui bernama Soewarno,61, warga Jalan Kemantren II, Bandungrejosari Sukun, Kota Malang ini kini sedang dalam pemeriksaan polisi.


Keterangan yang didapat, kakek ini ditangkap di kawasan Perum Puskopad Songsong Candirenggo Singosari, Kabupaten Malang.  Dia mencuri motor di kawasan Jalan Imam Bonjol gang V Karangjati Ardimulyo Singosari.

Peristiwa ini terjadi pada Senin 14 Mei 2018. Saat itu diketahui, Soewarno mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam merah N 5791 EEO. Soewarno tidak sendirian. Kakek ini bersama temannya. Sekitar pukul 12.00 WIB, Soewarno

melihat sebuah sepeda motor di rumah Wahyudi.

Motor Honda Beat N 4121 HHB milik Wahyudi, warga Watugede, Singosari, terparkir di rumah milik Sahid, warga Perum Puskopad Singosari. Motor itu terparkir di antara tiga motor lainnya. Teman Soewarno yang kini masih buron menjadi eksekutor pencuri motor. Soewarno mengawasi situasi sekitar.

Namun, warga mengetahui pencurian itu. Wahyudi pemilik motor segera mengejar pelakunya. Begitu juga, Soewarno langsung tancap gas meninggalkan lokasi.

Warga sekitar pun beramai-ramai mengejar Soewarno. Namun sial bagi Soewarno. Dia terjatuh dari kendaraannya sekitar 100 meter dari TKP pencurian motor. Soewarno pun tertangkap.


Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono membenarkan penangkapan terhadap pelaku. “Dia ditangkap dan masih dalam penyidikan lanjutan. Kita masih memburu komplotannya. Barang bukti antara lain sepeda motor alat kejahatan, dua plat nomor di dalam jok, tang, gunting, obeng plus, kunci pas rin, serta satu ikat kunci berbagai model, termasuk dua anak kunci motor Honda,” kata Priyono, Selasa (15/5).

Kakek ini terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(fin)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga