Mengaku Teroris, Minta Izin Bawa Bom kepada Pramugari Pak Tua Ini Gagal Terbang

  • 2018-05-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :877
Mengaku Teroris, Minta Izin Bawa Bom kepada Pramugari Pak Tua Ini Gagal Terbang Kakek Dasril Bakri diperiksa keamanan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau karena mengaku teroris dan membawa bom.(ist)

PEKANBARU - Entah iseng tahu bercanda, seorang kakek bernama Dasril Bakri, harus diamankan petugas keamanan bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau. Setelah mengaku punya bom dan sebagai teroris kepada pramugari, sekitar pukul 13.05 WIB, Rabu (16/5).

Warga Desa Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumbar, ini merupakan penumpang pesawat Lion Air JT 291.

"Ini sedang kita interogasi. Dia orang tua, mungkin bercanda kali tapi sedang interogasi," ujar Executive General Manager Angkasa Pura II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait, Rabu sore.

Dasril diketahui hendak berangkat ke Jakarta. Ia saat itu melakukan boarding pesawat dan menaiki pesawat. Saat di pintu pesawat ia pun disambut oleh pramugari Lion Air. Saat itu dia mengatakan kepada pramugari dengan mengatakan 'boleh saya bawa bom, saya teroris'.

Mendengar ucapak pak tua itu, pramugari segera memberitahukan kepada pilot. Kemudian pilot melaporkannya security Lion dan diteruskan kepada Aviaton Security Bandara SSK II Pekanbaru.

Pihak Avsece menjemput pria tua itu turun dari pesawat. Lalu mengamankannya ke pos Avsec untuk pendalaman.

"Barang bawaan tidak ada masalah. Tapi penumpang pesawat harus diturunkan dan cargo diperiksa. Semuanya diperiksa agar clear," pungkasnya. (jpc/aim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga