Jadi Kakitangan Pimpinan JAD Jawa Timur, Warga Singosari Ditembak Mati Densus

  • 2018-05-17 penulis : bagus
  • Editor :junaedi
  • dibaca :833
Jadi Kakitangan Pimpinan JAD Jawa Timur, Warga Singosari Ditembak Mati Densus ilustrasi penangkapan terduga teroris.(dok.cnn-indonesia)

MALANG-Densus 88 Antiteror menembak mati Hari Sudarwanto, warga Perumahan  Bukit Singosari Raya, Desa Candirenggo, Singosari, Kabupten Malang. Hadi yang diduga menjadi kaki tangan pimpinan JAD Jawa Timur, terpaksa ditembak petugas  karena berusaha melawan di Sidoarjo, (Rabu 16/5) semalam. 

Informasi di lapangan, Peristiwanya terjadi sekitar jam 20.00 WIB. Tepatnya  di Jalan Avia, Komplek perumahan AURI Kelurahan Lemahputro, Sidoarjo.

Hari Sudarwanto ditembak mati bersama Wawan di lokasi yang sama usai Salat Tarawih. Jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya. 

Dikutip dari sumber Malang Post, Hari Sudarwanto ditembak karena menyerang petugas dengan senjata tajam. 

"Informasi

yang saya dapat, yang bersangkutan membabi buta dengan senjata tajam ketika akan ditangkap. Makanya petugas memberikan tindakan tegas,'' kutip Malang Post. 

Sebelum itu, Tim Densus 88 Antiteror, juga menangkap satu orang terduga terlibat dalam jaringan teroris bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo.  dia adalah Fais di daerah Karangploso, Singosari, Kabupaten Malang.
Fais yang tercatat sebagai Perumahan Pesanggrahan Pratama, Karangploso. Ia ditangkap di pinggir jalan masuk perumahan.

Ia diduga terlibat dalam jaringan terduga pelaku yang sebelumnya ditangkap di Perumahan Banjararum Asri BB nomor 9 RT 15 RW 11 Banjararum Singosari. Pelaku yang ditangkap bersama istri dan anaknya sebelumnya itu dikenal atas nama Syamsuk Arifin alias Abu Umar yang disebutkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebagai pimpinan JAD Jawa Timur.
 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga