Satu dari Tiga Terduga Teroris Probolinggo adalah Guru Bahasa Ingris SMKN 1

  • 2018-05-18
  • Editor :junaedi
  • dibaca :675
Satu dari Tiga Terduga Teroris Probolinggo adalah Guru Bahasa Ingris SMKN 1 Terduga teroris HA yang seorang guru PNS Bahasa Inggris di SMKN 1 Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo (mata ditutup) saat diamankan polisi. (ist)

PROBOLINGGO- Penangkapan terduga teroris oleh Tim Densus 88 Antiteror juga terjadi di Probolinggo, Jawa Timur. Tiga orang disergap di kota ini satu di antaranya diketahui sebagai Ami atau pimpinannya.

Ketiga terduga itu ditangkap terpisah di Perumahan Sumber Taman Indah (STI) Kota Probolinggo, Kamis (17/5).

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal membenarkan penangkapan itu. Pihaknya juga memback-up Densus saat melakukan penggerebekan di rumah tiga terduga teroris. 


“Untuk inisial F (MF) merupakan Amir (pimpinan) daripada kelompok yang ada di Probolinggo (termasuk 2 terduga lainnya IS dan HA),” kata Alfian seperti dikutif Jwa Pos Radar

Bromo.

MF,  terduga yang ditangkap pertama kali di Perumahan Sumber Taman Indah (STI) jalan Taman Tirta 4 Blok BB, Kelurahan Sumbertaman RT 4/ RW 8, Wonoasih, Probolinggo. Ia merupakan warga Kampung Sitjaya RT 2 RW IV Ds. Cipondok Kecamatan Sukaresik, Tasikmalaya. Di Sumbertaman, ia ngontrak. Tiap harinya bekerja mengantar air galon. 

''Sementara H (HA) siap menjadi ikhwan dalam hal amaliyah (melakukan aksi bom bunuh diri),” beber Alfian. 

Ketiga terduga teroris ini disebutkan Alfian diduga terkait dengan jaringan teroris yang melakukan aksi di Surabaya dan Sidoarjo. 

HA diketahui merupakan seorang guru PNS yang mengajar Bahasa Inggris di SMKN 1 Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. 

“Untuk I (IS) merupakan anggota daripada kelompok inisial F,” jelasnya dia. 

Saat diamankan Alfian, ketiga terduga itu dari lokasi berbeda. “F dan H diamankan di kediamannya. Sedang tersangka I diamankan di luar rumah saat beraktivitas,” bebernya. 

Alfian menyebutkan, kelompok di Probolinggo sudah memiliki sejumlah target. “Sudah memiliki target amaliyah. Tapi, kami belum tahu dimana titik lokasinya,” jelasnya.
 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga