Mau Masuk SMP di Kota Malang? Begini Acuannya

Mau Masuk SMP di Kota Malang? Begini Acuannya Pelaksanaan PPDB SMPN 1 Malang tahun lalu.(firman)

MALANG- Kota Malang mengambil kebijakan porsi 60 persen penerimaan PPDB Jalur Wilayah. Prosentase ini diputuskan mengingat kesulitan sekolah jika harus memenuhi target 90 persen siswa dari jalur wilayah.

Kadindik Dra Zubaidah, MM menuturkan, apabila pada jalur zonasi tersebut tidak memenuhi target 60 persen dari total daya tampung sekolah, maka kekurangan pada jalur tersebut akan digabungkan dengan jalur regular.

Di jalur zonasi ini tetap berdasarkan wilayah kelurahan. Bedanya bagi warga yang tidak mampu tapi berada di radius 500 dan 200 meter dari titik koordinat sekolah wajib diterima.

“Kalau dulu kan hanya berdasarkan kelurahan, nah sekarang ada tambahan radius 500 dan 200 meter tersebut,” ujarnya.

Ida, panggilan akrab Zubaidah menegaskan, PPDB jenjang SMP pada dasarnya peraturannya sama dengan tahun lalu. Hanya saja pada tahun 2018/2019 ini, terdapat perubahan pembagian zonasi. Apabila tahun lalu berdasarkan wilayah sebanyak 40 persen sekarang prosentasenya mejadi 60 persen.

Dari 60 persen itu dibagi menjadi dua yakni 30 persen bagi calon peserta didik yang tidak mampu yang didalamnya masih terdapat radius 500 meter dari titik sekolah menjadi skala prioritas.

Sedangkan 30 persen berikutnya (warga mampu) radius 200 meter dari titik koordinat sekolah juga menjadi prioritas tanpa melihat rangking dan selebihnya melihat rangking.

“Sisanya yakni 5 persen diperuntukkan bagi siswa dari luar kota, sedangkan 35 persen lagi bagi peserta PPDB jalur regular murni namun didalamnya ada prestasi,” jelasnya.

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga