Memprihatinkan, Pesut Makakam Ditemukan Mati

  • 2018-05-26
  • Editor :junaedi
  • dibaca :418
Memprihatinkan, Pesut Makakam Ditemukan Mati Bangkai Pesut yang ditemukan di Sungai Mahakam.(ist)

KUTAI KARTANEGARA - Satwa langka, Pesut Mahakam (Orcaella Brevirostris), ditemukan mati di perairan Sungai Mahakam di Kutai Kartanegara. Penemuan bangkai satwa dilindungi itu kejadian kedua sepanjang 2018 ini. 

Kondisi ini dikhawatirkan makin menurunkan polulasi ikan khas Kalimantan ini.

Dikutip dari merdeka.com, temuan bangkai pesut itu pertama kali Rabu (23/5) lalu. Saat itu, warga mengabarkan melihat bangkai pesut di perairan Sebulu. Lantaran terus terbawa arus sungai, hingga akhirnya hari ini (jumat,25/5) berada di kawasan Loa Duri, Kutai Kartanegara.

Dilihat dari ciri fisiknya, kulit bangkai pesut itu sudah mengelupas, dan beraroma busuk. "Diperkirakan pesut ini

sudah mati sekitar 5 hari," kata peneliti pesut Mahakam, Dr Danielle Kreb, dari yayasan Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI).

Menurut Danielle, saat ini, bangkai pesut itu sudah diamankan warga dengan cara mengikatnya sementara waktu, agar tidak terus terseret arus. 

"Saat ini, tim satwa dan juga BKSDA dan dokter hewan sedang menanganinya," ujar Danielle, meneliti pesut yang sudah lebih 20 tahun ini.

Sejauh ini, Danielle enggan mengambil kesimpulan sebab kematian mamalia perairan itu. "Banyak kemungkinan. Bisa terjerat renggek (sejenis jala nelayan) atau lainnya. Tapi itu dokter hewan yang lebih tahu ya," ungkap Danielle.

Penemuan bangkai pesut kali ini, dalam catatan RASI, yang kedua kalinya di perairan Sungai Mahakam yang membentang dari Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Samarinda.

Pesut Mahakam menjadi kian langka dan masuk kategori satwa kritis dan terancam punah (Critically Endangered). Diharapkan kearifan masyarakat untuk ikut menjaga spesies Pesut yang tersisa di perairan.

"Di perairan sungai Mahakam hanya menyisakan sekitar 80 spesies saja. Dan pesut ini, 2-3 tahun baru berkembang biak. Tapi anak-anak pesut tidak banyak yang bisa bertahan hidup," demikian Danielle.

 

sumber merdeka.com
 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga