Mau Masuk SMA Negeri di Kota Malang, Waspada NUN 300 Tak Aman

Mau Masuk SMA Negeri di Kota Malang, Waspada NUN 300 Tak Aman ilustrasi siswa yang mulai melihat grade acuan tahun lalu untuk masuk di sekolah negeri.(dicky)

MALANG – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA tahun ajaran baru 2018/2019 di Kota Malang dipastikan masih akan berlangsung sangat ketat. Penerimaan lewat jalur leguler atau online yang akan dimulai 25 Juni mendatang, hanya tersedia daya tampung SMA Negeri 2.725 siswa. Padahal jumlah kelulusan SMP tahun ini mencapai 7.640 siswa.

Sejumlah pengajar di SMA Negeri di kota ini memperkirakan, penerimaan yang minim mengacu kepada NUN, nilainya juga tinggi. NUN yang dibawah 300 berat untuk bisa masuk SMA Negeri.

Acuan itu juga dilihat dari kelulusan siswa SMP tahun ini. Yang memiliki NUN 310 hingga 380, jumlahnya sudah mencapai 2.701 siswa. Artinya untuk siswa yang memiliki NUN di bawah itu hanya tersisa 24 siswa saja.

Menurut Ketua PPDB SMAN 4 Malang, Alfan Akbar Yusuf, di sekolahnya memang tidak pernah memberikan standar minimal untuk bisa lolos seleksi. Itu sangat bergantung kepada antusiasme masyarakat. Semakin banyak pendaftar, persaingan NUN tertinggi menjadi pertimbangan.

“Selama waktu tiga tahun terakhir kami belum pernah menerima siswa dengan total nilai 309.5 ke bawah,” ujar Alfan.

Tahun lalu PPDB yang diterima nilai terendah malah 322, sedangkan nilai tertinggi 371. Di sekolah ini Pagunya 302 siswa.

Hal senada juga diungkapkan Humas SMAN 1 Malang, Dra. Ruliyati. tiga tahun sekolah ini rata-rata menerima siswa dengan jumlah minimal 309.5. Bahkan jika di rata-rata nilai yang diterima sekolah ini yakni 8.8.

“Tahun lalu kami menerima siswa jalur regular dengan total nilai terendah 356, sedangkan untuk nilai tertinggi yakni rata-rata nilai 9. Tahun ini diperkirakan juga akan lebih tinggi karena rata-rata nilai lulusan SMP sekarang juga tinggi,” ujar Ruli, sapaan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga