Jambret Ndableg Menyebut Sasarannya Ibu-ibu Jam Aksinya Pagi dan Sore

  • 2018-06-08
  • Editor :junaedi
  • dibaca :645
Jambret Ndableg Menyebut Sasarannya Ibu-ibu Jam Aksinya Pagi dan Sore Tersangka Sutrisno, yang diamankan petugas Polres Malang.(dicky)

MALANG-Jambret Ndableg yang ditangkap polisi, mengaku terpaksa melakukan kejahatan berulang. Ia tak kapok karena tuntutan kebutuhan. Dia juga mengaku ada lima TKP yang dilakukan.

Sutrisno, 38 warga Bringin, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, kembali ditangkap polisi, Kamis (7/6) karena kejahatan menjambret. Padahal di tahun 2016 lalu, dia menjambret kalung tertangkap dan digebugi massa hingga dijebloskan ke penjara.

Pengakuannya kepada petugas, setelah kelaur dari hukuman ia kembali menjadi jambret. Sasarannya sama, kalung ibu-ibu. Ada lima TKP yang diingat sebelum tertangkap kali kedua ini.

Dari TKP itu, dua kali di wilayah Kecamatan Sumberpucung dan tiga kali di wilayah Kecamatan Kepanjen. Terakhir dia menjambret kalung emas seberat 20 gram di Jalan Raya Talangagung, Kepanjen.

“Dari TKP itu, rata-rata saya menjambret kalung. Hasil menjambret saya jual kepada seseorang di Kepanjen. Saya menjambret lagi karena butuh uang,” tutur Sutrisno, sembari mengatakan sudah kapok dan tidak menjambret lagi ke depannya.

Dalam pengakuannya, biasanya dia beraksi pagi dan sore hari. “Saya mencari sasaran dengan keliling. Kalau tidak mendapatkan hasil, ya pulang. Tetapi ketika ada yang memakai kalung, langsung saya pepet dan tarik kalungnya,” ungkapnya.(agp)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga