D'Topeng Kingdom Ajak Pengunjung Belajar Sejarah dengan Menyusuri Lorong Waktu

  • 2018-06-12penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :574
 D'Topeng Kingdom Ajak Pengunjung Belajar Sejarah dengan Menyusuri Lorong Waktu Zona sejarah yang dihadirkan di Indonesian Heritage Museum dinikmati dengan menggunakan smartphone. Tapi harus download aplikasi terlebih dahulu.(firman) 

BATU-Wisata sambil belajar? Mengpa tidak. Setelah ada D'Bagong, kini muncul lagi destinasi wisata sejarah. Namanya D'Topeng Kingdom juga ada di Kota Batu.

Di wahana ini tidak saja pengunjung sambil belajar sejarah. Di Indonesian Heritage Museum yang tergabung dalam D'Topeng Kingdom di Kota Batu ini, pengunjung dibawa  dalam lorong waktu dengan format empat dimensi. 

Indonesian Heritage Museum merupakan satu-satunya museum yang menggunakan teknologi digital. Tujuannya tidak lain agar wisatawan menikmati sajian edukasi sejarah lebih menarik. 

Istimewanya, setiap pengunjung  harus menggunakan aplikasi yang harus download  ‘Indonesian Heritage Museum’ terlebih dahulu di App Store. 

Melalui aplikasi Augmented

Reality (AR), wisatawan bisa melihat setiap gambar tentang sejarah yang ditampilkan muncul empat dimensi (4D). Dari setiap barcode di gambar yang discan melalui apilkasi juga akan bergerak dan mengeluarkan efek suara sesuai sejarah yang diceritakan. Mulai dari alunan musik gamelan hingga suara manusia purba.


 "Kami ingin menarik masyarakat untuk  mengenal sejarah yang lebih menarik. Sehingga museum tidak hanya identik dengan orang tua saja. Tetapi anak-anak bisa belajar dengan senang melalui  aplikasi yang ada," kata Publik Relation (PR) Indonesian Heritage Museum, Defi Fitri Andiani.

Di tempat ini, Ada beberapa zona bisa ditelusuri pengunjung. Pertama zona manusia purba atau zona austronesia. Terdapat beberapa gambar dalam dinding dan penjelasannya lengkap asal mula sejarah penduduk Indonesia. Di zona ini, pengunjung juga disuguhi film tentang manusia purba.

Di zona kedua,  menceritkan tentang sejarah kebudaya Hindu Buddha di Indonesia. Berkaitan erat dengan berdirinya Kerajaan Singhasari hingga Majapahit. Di zona tersebut terdapat diorama seperti Kampung  Majapahit, pusaka, hingga peningalan-peninggalan kerajaan. 

Di tempat ini wisatawan disuguhi ornamen Kerajaan Majapahit. Sehingga pengunjung akan terbawa langung dibawa ke zaman Majapahit. 

''Terlebih jika menggunkan aplikasi yang ada, akan terasa ada efek  musik gamelan dan gambar 4D dari Kerajaan Majapahit,'' kata Defi memamerkan.

Setelah itu, wisatawan dituntun melihat sejarah berkembangnya kesustraan Jawa  dan Kasunanan Surakarta.  Di tempat ini juga ditampilkan secara lengkap masa Kesultanan Demak tahun 1475-1548. 

Visualisasi yang lengkap mulai dari  kejayaan, kehidupan ekonomi, berakhirnya kerajaan.

Di tempat ini juga divisualisasikan sejarah Kerajaan Islam mulai 1575 - 1681 secara lengkap. Sehingga di Indonesian Heritage Museum ini benar-benar pengunjung diajak kepada belajar sejarah.

Zona masa keemasan Kerajaan Ottoman yang merupakan kerjaan Islam terkuat dalam sejarah pada tahun 1299-1650.  Zona sejarah masuknya Islam ke daratan Tiongkok dan pengaruh Islam pada

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga