FASI Jatim dan Polisi Dalami Jatuhnya Atlet Muda Parayalang di Batu

  • 2018-06-13penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1897
FASI Jatim dan Polisi Dalami Jatuhnya Atlet Muda Parayalang di Batu ilustrasi salah satu spot paralayang.(ist)

BATU-Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jatim  belum bisa menyimpulkan penyebab musibah jatuhnya atlet muda paalayang di Gunung Banyak, Kota Batu, Selasa (13/6). Meski dugaan sementara Human Error itupun belum didukung fakta yang kuat.

"Kalau penyebab kejadiannya, kami masih mendalami. Secepatnya akan diserahkan ke tim investigasi," Ketua  FASI Jawa Timur Marsma TNI Andi Wijayaucap melalui informasi Kepala Penerangan Lanud Abdulrachman Saleh Letkol Sus Giyanto.

Sementara menurut  Arif Eko Wahyudi, Ketua Paralayang Jatim, musibah ini memang perlu diteliti mendalam. Pasalnya saat terbang, parasut sempat mengembang dan kemudian collaps.


“Sebelum collaps, parasutnya mengembang, semuanya sempurna

saat lepas landas. Tapi, dua menit kemudian, dia (Cherly Aurelya) terlihat berdiri di udara. Strap (pengait) dada dan kaki terlihat tak terpasang, hanya terpasang di tangan. Sehingga, posisi Cherly di udara terlihat melorot dari dudukan,” terang Arif.

Atas pengamatan sementara itulah muncul dugaan terjadi human error sehingga Cherly terbang dengan tidak memenuhi prosedur keamanan yang sudah ditentukan. Atau, mechanical error. Yakni, kesalahan teknis pada peralatan yang dipakai Cherly.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Anton Widodo mengatakan peristiwa ini masih dalam pendalaman.

“Kami masih penyelidikan, untuk mendalami penyebab terjadinya kecelakaan. Apakah ada kelalaian korban, instruktur ataukah faktor alam,” terangnya, Selasa (13/6)

Hasil penyelidikan sementara polisi, parasut korban menutup di udara sehingga terjatuh ke perbukitan Kelurahan Songgokerto. Polisi masih akan meminta keterangan dari para saksi. Barang bukti berupa parasut yang digunakan oleh korban pun diamankan oleh Polres Batu Kota.
 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga