Jerit Ibu Cherly Tahu Putrinya yang Pecinta Paralayang Telah Tiada

  • 2018-06-13 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4559
Jerit Ibu Cherly Tahu Putrinya yang Pecinta Paralayang Telah Tiada Lokasi olah raga Paralayang di Gunung Banyak, Kota Batu yang Selasa (12/6) pagi membawa kematian atlet muda Cherly Aurelya (insert) meninggal.

MALANG – Seluruh sanak famili Cherly Aurelya, 18, menunjukkan ekspresi terhenyak tak percaya ketika tiba di RS Hasta Brata Kota Batu, Selasa (12/6). Mereka masih tak mengira atlet aerosport yang dikenal ceria dan pemberani itu, mengalami kecelakaan di Gunung Banyak, Selasa (12/6) pagi. Rasa itu berubah menjadi pilu ketika mereka memasuki kamar mayat.

Dari dalam ruang tertutup dan tak terliput media, suara histeria pun pecah. Berkali-kali, kata-kata ‘tidak ikhlas’ pun terdengar di antara sedu sedan suara perempuan. 

“Gak ikhlas, aku gak ikhlas. Kembalikan anakku, kembalikan. Anakku, ya Allah anakku,” tangis perempuan yang diketahui adalah ibu Cherly, Siti Umaiyah.

Awak media yang berada di luar ruang KM RS Hasta Brata, mendengar dengan jelas kepiluan itu. Sesaat kemudian, Siti Umaiyah terlihat memeluk seorang perempuan sanak famili, sembari berjalan dengan wajah bercucuran air mata. 

Pitono, paman korban, Cherly tak lama merasakan kasih sayang seorang ayah. “Bapaknya meninggal beberapa waktu lalu. Sejak SMP dia gemar main paralayang. Padahal, gak ada satu pun keluarga yang gemar paralayang. Ibunya mendukung hobi Cherly, termasuk paralayang ini. Ibunya mengizinkan,” tambahnya.

Keluarga Cherly menerima kabar pagi kemarin dari pengurus paralayang Jatim. Setelah mendengar bahwa Cherly kecelakaan di Gunung Banyak, seluruh anggota keluarga dari desa Jatigedong, Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang langsung ke Kota Batu.

Setelah mengurus semua administrasi di RS Hasta Brata, Batu, jenazah gadis yang dikenal ceria itu segera meninggalkan rumah sakit mengiringi jenazah korban yang akan dimakamkan di desanya hari ini.

Tidak ada komentar dari keluarga. Begitu juga ibu Cherly hanya diam dengan tatapan kosong. Seperti tak tau apa yang harus dilakukan sepeninggal putrinya

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga