Tambahan Syarat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM Umum Belum Diterapkan di Malang Raya

  • 2018-06-22 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1722
Tambahan Syarat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM Umum Belum Diterapkan di Malang  Raya Salah satu layanan pemohon SIM di Kota Malang

MALANG-Kelengkapan Tes psikologi untuk pemohonan Surat Izin Mengemudi (SIM) belum diterapkan di wilayah hukum kepolisian di Malang Raya. Persyaratan tambahan itu, baru diberlakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya per 25 Juni 2018 mendatang. 

 “Hanya berlaku di Polda Metro Jaya dan di seluruh wilayah hukumnya,” kata Kasatlantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputro, Kamis (21/6).

Tambahan syarat wajid Tes psikologi untuk pemohon SIM umum. Baik untuk pengajuan SIM baru, peningkatan golongan SIM maupun perpanjangan. Ketentuan ini karena dianggap pengemudi angkutan umum diharuskan memiliki kompetensi lebih dibandingkan pengemudi kendaraan pribadi. 

Tes psikologi hanya berlaku di Satpas SIM seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya yang meliputi Jakarta, Depok dan Tangerang. Bahkan, mulai 21 Juni kemarin hingga 23 Juni 2018 besok, sistem tersebut sudah mulai disimulasikan. 

Ucapan senada juga disampaikan Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto.  Penerapan tes psikologis untuk pemohon SIM belum bisa dilaksakan di Polres Batu. 

"Memang sudah ada wacana, karena dalam ketentuannya ada keterangan pihak yang mengajukan harus mengikuti tes psikologi. Namun hal ini masih dalam pembicaraan," terangnya.

Begitu juga disampaikan Kaur Reg Ident Satlantas Polres Malang, Iptu Agnis Juwita Manurung. Pihaknya perlu mempelajari ikhwal ketentuan baru  sesuai surat edaran Mabes Polri. Apakah nanti tanggal 25 Juni nanti langsung diberlakukan, ataukah masih disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat. 

"Masih ada waktu beberapa hari untuk mensosialisasikan kepada masyarakat. Untuk lebih pastinya, akan kami umumkan perkembangannya," jelasnya.(tea/eri/agp/ary)
 

Berita Terkait

Baca Juga