Banjir Bandang Banyuwangi Dilaporkan Satu Orang Hilang, Ratusan Rumah Hancur

  • 2018-06-22
  • Editor :junaedi
  • dibaca :841
Banjir Bandang Banyuwangi Dilaporkan Satu Orang Hilang, Ratusan Rumah Hancur Sejumlah alat berat diturunkan untuk membersihkan material lumpur di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi Jumat (22/6/). (dok.kompas)

BANYUWANGI- Banjir bandang melanda di wilayah Kecamatan Singorujuh dan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (22/6) sore ini. Ratusan rumah dikabarkan rusak diterjang banjir bandang akibat hujan ekstrem di kawasan Gunung Raung.

"Banjir bandang di Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi menyebabkan satu orang hilang, penanganan darurat masih dilakukan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui akun twitternya @Sutopo_PN, Jumat (22/6). 

Menurutnya, banjir bandang di wilayah Banyuwangi itu juga mengakibatkan jalur antar kabupaten yang menghubungkan Jember-Banyuwangi via Singojuruh, terputus. 

"Banjir bandang setinggi 1,5 meter terjang permukiman," katanya.
 
Saat ini, Tim Tanggap Bencana (Tagana) dan aparat lain masih membantu penanganan darurat di lokasi banjir. "Pendataan masih dilakukan," katanya.

Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Eka Muharam merinci sementara ini terdata 11 rumah roboh akibat banjir itu.

Katanya, ketinggian lumpur yang menerjang rumah warga setinggi satu meter, serta sejumlah infrastruktur seperti jembatan rusak berat di dua kecamatan.

"Kami masih terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang disebabkan banjir bandang tersebut," kata Eka.

Selain itu, tercatat sebanyak 300 kepala keluarga yang terdampak banjir.

Sementara Camat Songgon Wagianto mengatakan banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Songgon merupakan kedua kalinya dan banjir bandang yang pertama kali terjadi pada 15 Mei 2018.

"Banjir bandang yang menerjang Jumat pagi tadi lebih besar hingga menyebabkan infrastruktur jembatan yang menghubungkan dua desa rusak berat dan saluran irigasi juga rusak," katanya.

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga