Gagal Kencani Pasangannya, Kakek Ini malah Diganjar 12 Tahun Penjara

  • 2018-07-10 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2881
Gagal Kencani Pasangannya, Kakek Ini malah Diganjar 12 Tahun Penjara Kakek Sudrun diganjar 12 tahun penjara di PN Kepanjeng, Kabupaten Malang terbukti membunuh pasangannya.(agung)

MALANG - Kakek Tukiman alias Sudrun, 75, pelaku pembunuhan terhadap teman kencannya, diganjar hukuman 12 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri, Kepanjen, Rabu (10/7).

Amar putusan hakim menyebutkan, terhukum terbukti telah melakukan pembunuhan terhadap Painah, 65, warga Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, 26 Januari lalu. 

"Berdasarkan fakta dan bukti-bukti di persidangan, terdakwa terbukti bersalah. Karena itu kami jatuhkan hukuman penjara selama 12 tahun," ujar Ketua Majelis Hakim, Edi Antonno. 

Vonis itu terhadap warga Desa Sekarbanyu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan ini, dipotong masa tahanan dan semua barang bukti disita negara. 

''Terdakwa tidak perlu khawatir karena nanti pasti ada remisi dari negara," kata hakim usai menjatuhkan hukuman itu. 

Menarik, usai mendengarkan putusan itu, Sudrun sempat minta keringanan pada Majelis Hakim karena hukuman itu dianggapnya terlalu berat. Namuin begitu, ia menerima dan menandatangani berita acara putusan.

Setelah itu ia mendatangi hakim lagi dan meminta uang saku. 

"Saya disangoni (diberi uang) Pak Hakim, nggak punya uang di penjara, apalagi hukumannya lama ini," ucap Sudrun. 

Melihat kelakuan itu, hakim Edi Antonno dan anggota majelis hakim lain tersenyum. Kemudian mempersilahkan terhukum dibawa kembali masuk ke ruang tahanan PN Kepanjen.

Putusan hukuman kepada Sudrun itu sebetulnya lebih ringan dari tuntutan Jaksa penuntut umum (JPU). Sebelumnya, JPU Sutini SH menuntut hukuman 15 tahun penjara, pada Sudrun. 

Kasus pembunuhan itu, terjadi Jumat (26/1) sekitar pukul 18.30. Awalnya, Sudrun mengajak korban kencan. Ia mengajaknya di lahan kosong di bawah tower yang ada di selatan Pasar Dampit.

Begitu di lokasi, tersangka mengajak korban untuk bersebadan.  Tetapi hasratnya tak kesampaian. Korban memaki tersangka dan menendang tubuhnya.  Karena sakit, tersangka naik pitam. Ia mengambil

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga