Batasi Konsumsi Makanan Fast Food, Inilah Alsannya | Berita Terbaru Hari ini

Batasi Konsumsi Makanan Fast Food, Inilah Alsannya

  • 2018-08-14
  • Editor :goly
  • dibaca :3184
Batasi Konsumsi Makanan Fast Food, Inilah Alsannya ilustrasi

Klikapa.com - Mengonsumsi makanan cepat saji (fast food) sudah menjadi tradisi masyarakat urban di era modern seperti sekarang ini. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan seperti ini tidak baik untuk kesehatan. Namun sayangnya, masih banyak orang yang acuh dan tidak membatasi konsumsi makanan cepat saji dalam kehidupan mereka.


Menurut pakar gizi Andrea Goergen, bahaya makanan cepat saji terletak pada bumbu yang digunakan saat proses pengolahan berlangsung, seperti dilansir klikapa , Selasa (14/8/2018).


Kandungan gula yang tinggi
Goergen mengatakan sebagian besar makanan cepat saji memiliki kandungan gula yang tersembunyi. Kandungan inilah yang dipercaya dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya. Beberapa contoh bumbu yang mengandung gula di antaranya corn syrup, madu, dan agave nectar.
Dia menegaskan, konsumen harus teliti mengingat gula akan menambah kadar kalori pada makanan, sehingga dapat memicu kenaikan berat badan.
"Berhati-hatilah ketika membeli makanan cepat saji, terutama yang diolah menggunakan sirup atau malt. Anda bisa mengecek kadar gula pada tabel makanan. Hindari pula makanan yang memiliki kandungan gula lebih dari 10 gram," tuturnya.

 

Mengandung pemanis buatan
Selain gula, Goerden menyarankan agar konsumen menghindari makanan yang mengandung pemanis buatan. Para peneliti telah membuktikan bahwa bahan makanan tersebut dapat memengaruhi daya serap tubuh.
"Tubuh kita akan 'kebingungan' dalam menyerap gula asli atau pemanis buatan. Hal ini dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung gula, sehingga bisa memicu obesitas," ungkapnya.

 

Mengandung MSG
Monosodium glutamate atau dikenal dengan sebutan MSG telah menjadi bahan perdebatan dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah penelitian menemukan bahwa


BERITA TERKAIT

google ranking checker
google ranking checker