Penyebar Video Hot Ditangkap, Ternyata Pedagang Jeruk

  • 2018-09-14 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2148
Penyebar Video Hot Ditangkap, Ternyata Pedagang Jeruk Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat bertanya kepada tersangka pelaku penyebar video porno ke media sosial.(agung)

MALANG – Tidak butuh waktu lama, petugas Polres Malang mengungkap penyebar video hot yang diduga pelakunya pasangan kekasih. Dia adalah Ibnu Arif, 31, warga Jalan Ahmad Yani, Desa Codo, Wajak Kabupaten Malang. 

Pria yang kesehariannya sebagai pedagang Jeruk itu sudah ditangkap dan digiring ke Polres Malang untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung pun menggelar konferensi pers ikhwal kasus ini dan telah menetapkan Ibnu Afir sebagai tersangka, karena dinilai memenuhi unsur pelanggaran UU pornografi dan ITE. 

“Dia dijerat pasal 29 UU nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dan pasal 27 ayat 1 tahun 2016 tentang ITE,” kata Ujung kepada wartawan, Jumat (15/9) siang.

Menurutnya, Ibnu dijerat karena mentransmisikan konten vulgar serta pornografi lewat Facebook. Unsur pendistribusian konten yang mengandung tindakan asusila, melanggar undang-undang pornografi. 

Ujung menegaskan, pengunggah video tetap dijerat dengan pasal walaupun dia tidak membuat video porno itu.

“Aturannya tidak boleh menyebar konten seperti itu ke ruang publik. Masyarakat digital dan netizen harus paham. Ada hukum dan sanksi bagi mereka yang mendistribusikan dan mentransmisikan konten pelanggaran kesusilaan,” terangnya.

Karenya, ia mengimbau netizen harus bijak dalam mengunggah postingan grup. Pelaku penyebar video porno, terancam hukuman penjara minimal 6 tahun.

“Terkait siapa pemeran dalam video tersebut, penyelidikan masih dilakukan,” tambahkan. 

Berita Terkait

Baca Juga