Malangnya Bapak Ini, Tewas Tersambar Petir Saat Mencari Rumput untuk Makanan Ternak

Malangnya Bapak Ini, Tewas Tersambar Petir Saat Mencari Rumput untuk Makanan Ternak korban saat dievakuasi petugas dan warga.

MALANG - Nahas menimpa Zainul Arifin, 35. Warga Kauman, Kalipare, Kabupten Malang, Saat asyik merumput di aeal persawahan Dusun Dadapan, Desa Tlogorejo, Pagak, mendadak disambar petir. Korban pun tewas seketika.

"Dari hasil olah TKP dan evakuasi tubuh korban, serta dikuatkan keterangan saksi, meninggalnya korban karena tersambar petir. Ada bekas luka bakar akibat sambaran petir di lehernya," ujar Kanitreskrim Polsek Pagak, Aiptu Yustiar. 

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00. Korban yang diketahu bapak dua anak ini, setiap hari selepas Dzuhur selalu pergi merumput untuk pakan ternaknya. Kebetulan lokasi yang ketika itu dituju area persawahan Dusun Dadapan, Desa Tlogorejo, Pagak. 

Semula saat ia datang dan merumput, kondisi cuaca mendung. Korban pun tidak menghiraukan dan tetap mencari rumput. Tidak lama kemudian, hujan turun deras disertai petir.  Korban yang tidak sempat berteduh, tersambar petir. 

Akibatnya korban tewas di lokasi kejadian. Beberapa menit kemudian saat hujan mulai reda, jenazah korban baru ditemukan oleh Sunari dan Atim warga sekitar.  Ketika ditemu, kondisi korban terlentang. Tangan kanannya masih memegang sabit. 

Sedangkan disampingnya karung plastik berisi rumput. Melihat itu, kedua saksi melaporkan ke perangkat desa. Selanjutnya diteruskan ke Polsek Pagak. Karena pihak keluarga keberatan diotopsi, jenazah dibawa pulang keluarganya dan dimakamkan. (agp)

Berita Terkait