Maunya Mendahuli Bus, Tapi Tewas setelah Tabrak Motor dari Arah Berlawanan

Maunya Mendahuli Bus, Tapi Tewas setelah Tabrak Motor dari Arah Berlawanan Jalan Raya Kuncoro, Sumberpucung inilah, yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. 

MALANG - Kecelakaan yang memakan korban jika terjadi di Jalan Raya Kuncoro, Sumberpucung, Kabupaten Malang, Minggu (11/11) malam. Seorang pengendara motor meninggal di lokasi kejadian setelah motornya bertabrakan dengan pengendara lainnya.

Korban meninggal adalah Ristiana, 50, warga Desa/Kecamatan Sanan Kulon, Blitar. Pengendara motor Honda Vario, AG 6963 PV ini, tewas di lokasi kejadian, akibat luka serius di kepala.  

Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka luka, yakni Riki Rikardo, 24, warga Kabupaten Sumenep, Madura dan Zainum, 19, warga Desa Kedungwilut, Kecamatan Campur Darat, Tulungagung. 

"Korban luka, saat itu langsung dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Sedangkan kedua motor yang terlibat, langsung kami amankan sebagai barang bukti," jelas Kanitlaka Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, Senin (12/11).
 
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.45. Tepatnya di KM 115 - 116 Surabaya - Blitar. Laka itu bermula dari sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Ristiana melaju dari barat ke timur. Ketika di lokasi kejadian, Ristiana berusaha mendahului bus di depannya. 

Karena saat mendahului terlalu ke kanan, bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Revo yang dikemudikan oleh Riki Rikardo, berboncengan dengan Zainum. 

Karena jarak cukup dekat dan sama-sama tidak bisa menghindar, terjadilah tabrakan.  Benturan keras membuat ketiga pengendara terpental. Nahas bagi Ristiana, saat terlempar jatuh kepalanya membentur median jalan hingga meregang nyawa di TKP. Sedangkan Riki dan Zainum juga terpental. 

Warga sekitar yang mengetahui segera memberi pertolongan . Korban luka-luka lantas dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen, sedangkan warga lainnya melaporkan ke petugas Laka Lantas Polres Malang. (agp)

Berita Terkait