Inilah Hasil Operasi Zebra di Wilayah Kabupaten Malang

  • 2018-11-14 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :987
Inilah Hasil Operasi Zebra di Wilayah Kabupaten Malang Sejumlah kendaraan yang terjaring razia di Jalinbar Kepanjen, beberapa waktu lalu. 

MALANG - Operasi Zebra Semeru 2018 sudah selesai. Ternyata jumlah pelanggaran Lalu Lintas di wilayah Kabupaten Malang masih sangat tinggi. Operasi yang digelar sejak 20 Oktober hingga 12 November menindakan pelanggar pengguna jalan raya sampai 5.196.

''Dari jumlah itu, pelanggaran terbanyak tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM),'' kata KBO Satlantas Polres Malang, Iptu Edi Purnama, Rabu (14/11). 

Dari 5.196 pelanggar yang terjaring razia itu, petugas menilang 4.669 STNK, karena tidak memiliki SIM. Kemudian 153 kendaraan bodong dan 374 menilang SIM. Sedangkan pelanggaran lain seperti surat kendaraan mati, tidak memakai helm dan lainnya. 

"Pelanggar yang terjaring razia, kebanyakan pelajar. Hampir 60 persen dari total pelanggar yang kami tindak adalah pelajar. Kebanyakan karena mereka tidak memiliki SIM," terangnya. 

Sementara jenis kendaraan yang melanggar adalah sepeda motor yang mencapai 4.991 unit. Kemudian angkutan umum dan kendaraan bermuatan 129 unit. Sementara kendaraan pribadi mencapai 76 pelanggaran.

"Beberapa mobil kami tilang, karena tidak menggunakan sabuk pengaman dan SIM yang sudah tidak berlaku," urainya. 

Meskipun begitu lanjut Edi Purnama, jumlah pelanggaran yang terjaring razia jika dibandingkan dengan hasil Operasi Zebra Semeru tahun lalu sangat turun drastis. Tahun lalu, pelanggaran yang terjaring sebanyak 12.446. Sehingga ada penurunan lebih dari 100 persen. 

"Pada Operasi Zebra Semeru 2017 lalu, pelanggaran lebih fokus pada penekanan angka kecelakaan. Sehingga membuat angka pelanggaran yang ditindak lebih banyak," paparnya.(agp/jon)

Berita Terkait