Kediri, Kembangkan Wisata Desa Jambu dengan Dana Desa

  • 2018-11-16
  • Editor :goly
  • dibaca :1981
Kediri, Kembangkan Wisata Desa Jambu dengan Dana Desa Salah satu objek wisata di Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur

KEDIRI - Kebijakan Pemerintah yang berpihak pada pemberdayaan masyarakat desa, dari tahun ke tahun alokasi untuk dana desa naik dan berimbas positif pada anggaran untuk desa yang tentunya juga bertambah. Salah satu desa yang kini berdaya dan terbantu dengan dana desa adalah Desa Jambu, sebuah desa di Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Desa ini awalnya memang tidak terlalu terkenal, namun kini selalu dibicarakan setelah menahbiskan menjadi desa wisata edukasi, serta mampu memberdayakan berbagai macam potensi setempat.


Secara geografis, desa ini berjarak kurang lebih 8 kilometer dari pusat Kabupaten Kediri, di utara kantor pemerintah daerah, berbatasan dengan Kecamatan Pare. Di desa ini terdapat 6  dusun, yakni Semut, Semanding, Jambu, Kedungcangkring, Suren dan Sumberjo.
Sektor pertanian menjadi andalan desa. Otomatis padi serta tanaman palawija menjadi sumber penghasilan utama bagi warganya. Kemudahan akses air ikut mendorong warga untuk mengolah tanaman di sawah.


Namun, secara ekonomi pendapatan petani masih belum maksimal. Banyak lahan yang harusnya bisa mendapatkan pendapatan lebih tidak dikelola dengan baik. Pun demikian dengan berbagai sarana di tempat ini. Fasilitas umum seperti sungai juga tidak dirawat dengan baik, sehingga terlihat kotor.
Pekerjaan rumah yang cukup bejibun membuat Agus Joko Susilo, kepala desa di tempat ini harus memutar otak. Dilantik pada 2014, ia ingin agar di desa ini masyarakat lebih berdaya dan sejahtera secara ekonomi.


Ia sadar, pemerintah telah memberikan banyak anggaran untuk desa. Namun, tidak semua anggaran bisa dimanfaatkan untuk sektor yang ia ingin kembangkan. Sesuai dengan aturan, anggaran untuk desa baik dari dana desa maupun anggaran dana desa terdapat prioritas salah satunya infrastruktur.


Di awal kepemimpinannya, Agus mencoba menata manajemen di desanya. Pria yang suka bercocok tanam ini mengajak warga untuk menanam buah kelengkeng. Perawatan yang relatif mudah serta

Berita Terkait