Pria di Tulungagung Bunuh Tetangganya Sendiri

  • 2018-11-17
  • Editor :goly
  • dibaca :2075
Pria di Tulungagung Bunuh Tetangganya Sendiri Proses penangkapan pelaku pembunuhan

TULUNGAGUNG - Matal, Pria berusia 50 tahun warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, tega membunuh pasangan suami istri Barno (65) dan Musini(60), yang masih tetangganya sendiri. Matal diduga mengalami gangguan kejiwaan.


Proses penangkapan pelaku berlangsung dengan dramatis. Polisi terpaksa menembak tangan pelaku, karena membawa parang dan membahayakan petugas. Tidak hanya itu petugas juga beberapa kali menembakkan peluru ke udara, untuk membubarkan kerumunan masyarakat yang berusaha mendekat ke pelaku.


Salah seorang saksi mata, Anggi (29) menuturkan, pelaku diketahui mendatangi rumah korban, yang hanya berjarak lima meter dari rumahnya. Pelaku kemudian membunuh korban Musini, di belakang rumah. Warga yang berada di lokasi kejadian berusaha menangkap pelaku. Namun mereka tidak berani mendekat karena pelaku membawa parang. Tidak lama kemudian Barno terlihat pulang ke rumah setelah mencari rumput untuk ternak sapinya.
"Warga sudah berteriak ke korban Barno untuk lari, tapi pelaku kemudian mengejar korban dan langsung membacok bagian punggung dan leher," ujarnya.


Pelaku kemudian lari ke teras rumahnya dan berdiri dengan kondisi membawa parang. Baju yang dikenakan pelaku tampak berlumuran darah korban. Polisi yang datang ke TKP tidak bisa mendekat ke pelaku.
Sempat terjadi negosiasi antara polisi dan pelaku. Polisi meminta pelaku untuk menyerahkan diri, namun pria yang sehari hari berjualan cilok ini tidak bergeming dan tetap berdiri membawa parang.


Karena dinilai membahayakan, polisi terpaksa menembak bagian tangan sehingga pelaku melepaskan parangnya. Setelah itu polisi langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan.


Sementara itu Kasatreskrim Polres Tulungagung, Akp Mustijat Priyambodo menuturkan, dari hasil visum yang diketahui terdapat luka bacok pada leher korban. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyidikan untuk menemukan motif peristiwa ini. Selain itu polisi juga mendalami adanya informasi bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan.


"Semuanya masih kita

Berita Terkait