Minibus Tabrak Pembatas Jalan, Robongan Wisatawan Asal Pasuruan Gagal Berwisata

  • 2018-11-20 penulis : febri
  • Editor :junaedi
  • dibaca :828
Minibus Tabrak Pembatas Jalan, Robongan Wisatawan Asal Pasuruan Gagal Berwisata Mobil Elf yang mengalami kecelakaan dan salah satu penumpangnya yang mendapatkan pertolongan medis.(fino)

MALANG – Rombongan wisatawan asal Pasuruhan, Jawa Timur, mengalami kecelakaan di Kota Malang. Mobil minibus Elf , N 7076 W yang dinaiki, hilang kendalai dan menabrak pembatas jalan di Flayover Mergosono, Jalan Gatot Subroto, Malang, Selasa (21/11) pagi.


Akibatnya, 16 orang penumpang mini bus yang akan berwisata ke Goa Cina, Kabupaten Malang itu terguncang. Dua orang luka serius sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Acara wisata mereka pun urung.


Keterangan di TKP, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Mobil yang dikemudikan Muchammad Muslik, 28, warga Grati Pasuruan, mendadak hilang kendali dan menabrak pagar pembatas flyover. 


“Kecelakaan tunggal, Elf mini bus menabrak pembatas di Flyaover Mergosono,” kata Brigadir Robby Aria, penyidik Unit Laka, mendampingi Kanit Laka Satlantas Polres Makota, Iptu Sutadi kepada media.


Rombongan wisatawan ini berangkat dari Pasuruan untuk menuju pantai Goa Cina, di Malang Selatan. Saat di TKP, mobil berjalan dengan kecepatan sedang dari arah utara ke selatan.. Menurut keterangan sejumlah saksi, Elf  tersebut terlalu mengambil haluan kanan.


Hingga akhirnya oleng dan mobil Elf berwarna hijau itu menabrak pagar pembatas flyover yang berada di sisi selatan. Dari 16 orang yang berada di dalam mobil, lima di antaranya anak-anak.


Beruntung, mobil tidak sampai terguling. Meski begtu kepanikan dari penumpangnya segera berhamburan keluar mobil. Sejumlah dari mereka luka ringan. Sedangkan dua yang luka serius, Catur Nita, 29, dan Lailatul Safitri, 11, keduanya warga Kota Pasuruan, segera dievakuasi ke rumah sakit Panti Nirmala.


“Korban dua orang, luka-luka langsung dilarikan ke RS Panti Nirmala. Sedangkan, mobil yang menabrak pembatas jalan, dievakuasi ke pinggir jalan agar tak mengganggu lalu lintas tak sampai terhambat,” terang Robby.
.

Kasus ini masih dalam penanganan polisi. “Kami masih melakukan penyelidikan,terhadap penyebab kenapa sopir kehilangan kendali di lokasi

Berita Terkait