Diduga Melakukan Pendudukan Tanah Sengketa, Hercules Ditangkap Polisi

  • 2018-11-21
  • dibaca :904
Diduga Melakukan Pendudukan Tanah Sengketa, Hercules Ditangkap Polisi Diduga terkait kasus pendudukan tanah, Hercules Rozario Marshal ditangkap Polres Metro Jakarta Barat Rabu (21/11).(dok.detik.com)

JAKARTA - Diduga terkait kasus pendudukan tanah, Hercules Rozario Marshal ditangkap Polres Metro Jakarta Barat Rabu (21/11).  Kasus pendudukan tanah di Kalideres, Jakarta Barat itu dilakukan oleh sejumlah preman.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakbar Ajun Komisaris Besar Edi Suranta Sitepu membenarkan penangkapan itu. Namun dia belum dapat merinci kasusnya. 

"Benar kita menangkap," ujarnya mengkonfirmasi wartawan. 

Menurut Edi, saat ini Hercules masih menjalani pemeriksaan. Polisi membutuhkan waktu untuk menjelaskan kasus yang berkaitan dengan penangkapan itu. 

"Belum bisa ngomong soalnya masih diperiksa, yang penting saya sudah membenarkan (soal penangkapan) dulu ya," terangnya. 

Sebelumnya diketahui sejumlah preman menduduki tanah sengketa yang berada di Kalideres pada Selasa (6/11). Puluhan preman pun ditangkap di lokasi yang berbeda-beda oleh polisi.

Hercules dikenal sebagai salah satu tokoh di Tanah Abang. Dia kerap berurusan dengan persoalan hukum.

Tahun 2014, Pengadilan Negeri Jakarta Barat pernah menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Hercules. Dia dinyatakan bersalah serta terbukti melakukan tindak pidana pemerasan dan tindak pidana pencucian uang.

Hercules terbukti melakukan pemerasan terhadap Sukanto Tjakra, Direktur PT Multi Tjakra Strategi. Hercules juga dinyatakan sengaja memanfaatkan labelnya sebagai preman untuk menakut-nakuti pengembang tersebut. Hal itu dia lakukan dengan maksud meminta uang dari korban.

Bukti pemerasan itu adalah penyerahan uang Rp200 juta sebagai jaminan agar Hercules bersama anak buahnya tidak lagi menghalangi pembangunan ruko dan apartemen oleh PT Multi Tjakra Strategi.

Berita Terkait