25 Kelurahan di Kota Malang Terima Penghargaan Sadar Hukum

25 Kelurahan di Kota Malang Terima Penghargaan Sadar Hukum Menkumham Yasonna H Laoly ketika menerahkan penghargaan kepada wilayah kelurahan sadar hukum di Balai Kota Malang, Rabu (21/11).(ipunk)

MALANG - 25 kelurahan di Kota Malang meraih penghargaan Anubhawa Sasana 2018. Penghargaan itu langsung diserahkan Menkumham Yasonna H Laoly di Balai Kota Malang, Rabu (21/11)


Selain 25 wilayah kelurahan yang menarima penghargaan sebagai kelurahan sadar hukum, juga Camat Lowokwaru Imam Badar dan Wali Kota Malang Sutiaji  menerima penghargaan yang sama. Sebagai pembina dan mengembangkan kelurahan di Kota Malang sadar hukum.


Selain Kota Malang, Menkumham juga menyerahkan penghargaan yang sama kepada 87 desa/kelurahan di Jawa Timur. Termasuk kepada daerah yang mengembangkan kelurahan/desa sadar hukum. 


Diraihnya 25 kelurahan yang menerima penghargaan itu, Kota Malang menjadi kedua terbanyak penerima penghargaan penghargaan Anubhawa Sasana 2018. Setelah Kabupaten Trenggalek, 28 desa/kelurahannya menerima penghargaan ini.


Menkum HAM Yasonna H Laoly mengatakan, penghargaan kepada desa sadar hukum itu melalui tahapan proses penilaian.  Sebanyak 112 desa atau kelurahan ditetapkan sebagai desa/kelurahan sadar hukum yang tersebar di 72 Kecamatan dan 27 Kabupaten atau Kota di Jawa Timur.

"Tidak mudah untuk mencapai desa/kelurahan sadar hukum,  karena harus memenuhi kriteria dan persyaratan yang sangat ketat. Setiap desa dan kelurahan harus memenuhi empat penilaian di antaranya dimensi akses informasi hukum, implementasi hukum, akses keadilan serta dimensi demokrasi dan regulasi," kata Yasonna.
 

"Tingkat kesadaran hukum masyarakat berkorelasi positif dengan kemajuan bangsa. Semakin tinggi kesadaran hukum sebuah bangsa maka akan maju negara tersebut," ujarnya.
 

Berita Terkait