Siswa SMA Negeri 1 Gondanglegi Mogok Sekolah, Tutut Kasek dan Wakilnya Mundur

  • 2018-11-21 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :627
Siswa SMA Negeri 1 Gondanglegi Mogok Sekolah, Tutut Kasek dan Wakilnya Mundur Seluruh Siswa SMA Negeri 1 Gondanglegi, Kabupaten Malang, mogok sekolah tuntut Kasek dan wakilnya mundur.(dicky)

MALANG - Proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Gondanglegi (SMANDAGI), Kabupaten Malang, Rabu (21/11) lumpuh. Ini lantaran semua siswanya mogok dan unjuk rasa. Mereka menuntut Kepala Sekolah (Kasek)  dan wakilnya mundur.

"Ini sekolah, bukan drama. Hapus kewenang-wenangan". Kalimat itu diteriakkan ratusan siswa SMANDAGI, saat demo.

Para siswa ini menggelar unjuk rasa di halaman sekolah.  Mereka menuntut Kasek  dan Wakasek mundur dari jabatan. Alasannya, siswa menilai kinerja mereka sangat buruk. Termasuk sudah menciptakan suasana yang tidak harmonis di lingkungan sekolah. 

"Kami minta mundur. Kami sudah tidak nyaman belajar," ucap mereka. 

Wildan Faris, salah satu siswa mengatakan, unjuk rasa dilakukan lantaran seluruh siswa merasa resah dengan kinerja tenaga pengajar di sekolah ini. Pasalnya, ketidakharmonisan terjadi di sekolah, menyebabkan adanya dua kubu tenaga pengajar. 

"Pecah jadi dua, ada yang mihak sini, ada yang mihak sana, jadi itu berdampak pada aktivitas belajar kita sebagai siswa," katanya bersemangat.
 
Menurut  Wildan, akibat ada dua kubu di lingkungan sekolah itu, siswa ikut menjadi 'korban'. Ada siswa yang diancam akan dibawa ke kantor polisi dan di blcaklist.
 
"Ada juga yang diancam diblacklist dari Jawa Timur, untuk kelanjutan sekolah kami ke perguruan tinggi," ujarnya. 

Ratusan siswa itu sebelumnya datang ke sekolah seperti biasanya. Namun mereka tidak masuk kelas, melainkan berkumpul di halaman sekolah. Selanjutnya dengan membawa beberapa poster mereka melakukan unjuk rasa dan berorasi. 

Beberapa poster yang dibawa mereka bertuliskan, kami butuh kenyamanan bukan ancaman, hapus kewenang-wenangan, stop intimidasi, ini sekolah bukan drama (0 ℅ sekolah, 100 ℅ drama), serta tak gentar di atas kebenaran. 

Demo siswa di sekolah itu juga menarik perhatian aparat kepolisian.  Kapolsek Gondanglegi, Kompol Mas Ahmad Sujalmo memediasi Kepala Seksi SMA - SMK Dinas Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Malang, Firman Syah Ali. Dan meminta keterangan dari OSIS. 

Berita Terkait