Smartphone Kelas Menengah Jadi Segmen Paling Gemuk di Indonesia | Berita Terbaru Hari ini

Close

Smartphone Kelas Menengah Jadi Segmen Paling Gemuk di Indonesia

  • 2018-11-23
  • dibaca :3874
Smartphone Kelas Menengah Jadi Segmen Paling Gemuk di Indonesia Ilustrasi Smartphone

Industri smartphone di Indonesia kian tumbuh dengan maraknya berbagai vendor asing masuk ke pasar. Persaingan super ketat terjadi di segmen kelas menengah sehingga menjadikannya sebagai segmen paling diminati di Indonesia.


Segmen ini digeluti oleh para pemain lama seperti Samsung, Oppo, dan Asus. Sejumlah merek baru juga memutuskan masuk ke sana, seperti Honor yang merupakan sub-brand dari Huawei, kemudian Realme dari Oppo, dan Pocophone dari Xiaomi.


Salah satu distributor produk smartphone terbesar di Indonesia, Erajaya Group, juga mengamini bahwa smartphone segmen menengah menjadi pasar yang paling diminati, dan didorong oleh faktor daya beli yang meningkat dalam membeli smartphone dengan spesifikasi dan fitur lebih baik untuk kebutuhan hiburan, produktivitas, serta pengalaman yang lebih baik.
“Di Indonesia itu istilahnya pasar paling gemuk itu di segmen Rp 2,5 juta sampai Rp 4,5 juta atau Rp 5 juta. Itu paling gemuk. Pasar yang paling jadi rebutan,” ungkap Djatmiko Wardoyo, Director Marketing dan Komunikasi Erajaya Group.


Djatmiko tidak memberikan data terkini soal kontribusi segmen menengah pada pertumbuhan penjualan smartphone di Indonesia, namun dia melihat acuan banyaknya smartphone dari berbagai vendor di kelas tersebut secara berbondong-bondong merilis produk.
“Perbandingannya liat semua principle. Kalau meluncurkan produk dalam satu tahun paling banyak di segmen harga berapa. Mereka pasti akan banyaknya masuk di segmen itu karena memang banyaknya (konsumen) di sana. Bukan berarti yang premium enggak ada yang beli, ya. Tapi yang paling menjanjikan itu yang segmen itu tadi,” ujar Koko.


Sebelumnya, produsen smartphone Samsung juga menyatakan hal serupa. Perusahaan mengklaim merajai pasar smartphone segmen menengah dengan pangsa pasar sebesar 80 persen.
Menurut data lembaga riset IDC, smartphone kelas menengah merupakan produk yang dibanderol pada rentang harga 200 sampai 400 dolar AS, atau sekitar Rp 2,5 juta hingga Rp 5,5


BERITA TERKAIT