Lewat Methbot, Peretas Asal Rusia Bobol Perusaan AS Ratusan Miliar | Berita Terbaru Hari ini

Close

Lewat Methbot, Peretas Asal Rusia Bobol Perusaan AS Ratusan Miliar

  • 2018-12-01
  • dibaca :1173
Lewat Methbot, Peretas Asal Rusia Bobol Perusaan AS Ratusan Miliar ilustrasi.(ist)

KLIKAPA.COM - Delapan orang yang sebagian besar berasal dari Rusia, didakwa Pengadilan Amerika Serikat (AS) karena telah memasang skema iklan palsu.  Cara ini menyebabkan berbagai perusahaan kehilangan ratusan miliar rupiah. 

Salah satu skema iklan palsu ini diberi nama "Methbot" yang meluncur pada 2014. Jaksa AS menyebut bahwa mereka menyewa lebih dari 1.900 server komputer yang berlokasi di beberapa kota pusat data komersial AS untuk menjalankan skema ini. 

Mereka menggunakan server tersebut untuk menipu seakan-akan iklan yang dipajang di situs yang sudah mereka buat telah diklik oleh pengunjung asli manusia. Padahal pengunjung iklan tersebut adalah botnet yang mereka buat. 

Jaksa mengemukakan bahwa jaringan iklan tersebut berbasis botnet ini telah memalsukan miliaran view (tampilan) iklan dan memaksa bisnis untuk membayar lebih dari USD 7 juta (Rp101 miliar) untuk iklan yang sebenarnya tidak benar-benar dilihat oleh pengguna asli manusia. 

Botnet adalah software yang bertindak seperti robot yang digerakkan dengan perangkat lunak untuk melakukan aksi tertentu secara otomatis di internet. 

Software ini bisa digunakan untuk mengklik iklan secara otomatis di situs, mencuit otomatis, dan sebagainya. Sistem ini memungkinkan pelaku untuk memanipulasi data hingga mengendalikan komputer korban sesuai dengan kepentingannya.

Delapan pelaku penipuan adalah Sergey Ovsyannikov dan Yevgeniy Timchenko yang berasal dari Kazakhstan, serta Aleksandr Zhukov, Boris Timokhin, Mikhail Andreev (yang juga Ukraina), Denis Avdeev, Dmitry Novikov, dan Aleksandr Isaev yang berasal dari Rusia.

Mereka didakwa dengan berbagai tuduhan termasuk penipuan nirkabel, penyusupan komputer, pencurian identitas, dan pencucian uang. 

Ovsyannikov, Zhukov dan Timchenko ditangkap di luar negeri dalam beberapa minggu terakhir, sementara yang lain ditangkap bersamaan. 

"Seperti tuduhannya, orang-orang ini membangun insfrastruktur iklan digital palsu yang kompleks. Infrastruktur ini bertujuan untuk menipu perusahaan yang percaya bahwa mereka bertindak dengan itikad baik, dan merugikan mereka jutaan dolar," ujar Asisten Direktur FBI William Sweeney dalam sebuah


BERITA TERKAIT

close