Fakta tentang Prabowo Kritik Media Soal Reuni 212 | Berita Terbaru Hari ini

Close

Fakta tentang Prabowo Kritik Media Soal Reuni 212

  • 2018-12-06
  • dibaca :5033
Fakta tentang Prabowo Kritik Media Soal Reuni 212 Prabowo Subianto, menyapa peserta Reuni 212 di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (2/12/2018).

JAKARTA - Calon presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kegeramannya terhadap media-media Indonesia karena tidak meliput reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12). Konteks kemarahan Prabowo terkait dugaan terhadap media tertentu yang dia anggap menyepelekan kegiatan Reuni 212, 2 Desember lalu.


Kegeramannya tersebut ia sampaikan dalam pidato peringatan Hari Disabilitas Internasional di Hotel Grand Sahid, Jakarta.
5 fakta tentang Prabowo kritik media soal Reuni 212.


1. Prabowo sebut media membohongi rakyat terkait pemberitaan Reuni 212
Capres nomor urut 2 ini mengkritisi peran media yang terus membohongi rakyat. Menurutnya, mayoritas media saat ini tidak memberikan fakta. Salah satu bukti terbaru adalah ketika aksi Reuni 212, Ahad lalu.
"Rakyat mau dibohongi otaknya dengan pers yang terus terang saja banyak bohongnya daripada benarnya. Aku tiap hari ada 5-8 koran yang datang ke tempat saya. Saya mau lihat, bohong apalagi nih yang mereka cetak," ujar Prabowo di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.


2. Prabowo klaim sedikit media yang meliput Reuni 212
Prabowo Subianto mengamuk kepada media-media mainstream Indonesia. Menurutnya terdapat sejumlah media yang enggan memberitakan aksi Reuni 212 yang diklaimnya dihadiri oleh 11 juta orang. Namun, menurut Prabowo, banyak media yang menulis bahwa lautan manusia yang berkumpul di sekitar Monas itu hanya berjumlah puluhan ribu.
"Hampir semua media tidak mau meliput 11 juta lebih orang yang kumpul, belum pernah terjadi di dunia," ungkap Prabowo.
Menurut dia, Reuni 212 tahun ini adalah kejadian pertama manusia berkumpul sangat banyak tanpa dibiayai oleh siapa pun. Namun, justru aksi itu tak muncul di semua media. Prabowo mengatakan, media-media yang memberitakan hanya puluhan ribu massa pada aksi Reuni 212 harus ditegur. Sebab, sikap tersebut sama saja telah menipu rakyat. Menurut Prabowo, rakyat pun tak segan akan meninggalkan media-media yang tidak


BERITA TERKAIT