Adu Banteng Motor dan Xenia, Dua Remaja Tewas Mengenaskan | Berita Terbaru Hari ini

Close

Adu Banteng Motor dan Xenia, Dua Remaja Tewas Mengenaskan

  • 2018-12-19 penulis : Amanda Egatya
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2965
Adu Banteng Motor dan Xenia, Dua Remaja Tewas Mengenaskan Korban laka di jalan Sigura-gura, Kota Malang saat dievakuasi petugas.(ist)

MALANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bendungan Sigura-gura, Kota Malang, Selasa (18/12) malam sekitar pukul 23.00. Akibatnya, dua orang Bagus Kristiano Riwoerohi, 19 dan Rowland Figer Soumakil, 17 tewas.


Kedua korban yang berboncengan mengendarai motor itu luka parah di bagian kepala. Mereka sempat dilarikan ke rumah sakit Saiful Anwar Malang. Namun, mereka meninggal saat dalam perawatan medis.

Sebelumnya, motor yang dikenarai kedua remaja itu adu moncong demgam mobil Daihatsu Xenia yang belok ke arah kanan dan memotong jalan dari arah berlawanan.


Kecelakaan tragis itu bermula saat Bobby Kristian, 37 warga Pondok Blimbing Indah Kota Malang mengendarai Daihatsu Xenia N 1945 CJ dari arah Timur ke Barat di Jalan Bendungan Sigura-gura. Saat mau belok ke arah kanan, Bobby tidak memperhatikan pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan.

Motor Yamaha N 6227 IL itu yang dikendarai Bagus Kristianto Riwoerohi, 19 warga NTT berboncengan dengan Rowland Figer Soumakil, 17 warga Kota Ambon. 

Karena jarak yang sangat dekat, motor korban menabrak bagian depan samping kiri mobil. Kedua korban pun mengalami luka parah. Kedua korban dilarikan ke RSSA Malang. Namun keduanya menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perawatan medis.

"Karena kurang hati-hati dan waspada, ketika belok ke kanan, pengendara mobil tidak memprioritaskan kendaraan yang berjalan lurus, dari barat ke timur," jelas Kanit Laka Satlantas Polres Malang Kota, Iptu Sutadi.  

"Kedua pengendara sepeda motor tewas akibat luka berat di kepala dan juga dada remuk," papar dia. 

Kasus laka ini sedang dalam penyelidikan dan barang bukti mobil dan motor diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Malang Kota. 

"Kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap peristiwa ini," tandas dia.(tea/lim)


BERITA TERKAIT