Meninggal Dunia sudah 3 Hari, Jenazah Pria ini Membusuk di Dalam Rumahnya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Meninggal Dunia sudah 3 Hari, Jenazah Pria ini Membusuk di Dalam Rumahnya

  • 2018-12-30 penulis : Fino
  • dibaca :9158
Meninggal Dunia sudah 3 Hari, Jenazah Pria ini Membusuk di Dalam Rumahnya Kapolsek Sukun Anang Tri Hananta (kacamata hitam) dan Kanit Inafis Ipda Subandi di TKP Jalan S Supriadi gang 4, Minggu pagi (30/12).

MALANG - Sesosok pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Jenazah bernama Mujito, 48, ditemukan di dalam rumahnya dan mengeluarkan bau tak sedap. Mayatnya terkunci di kamar Jalan S Supriadi gang 4 Sukun Gempol, RT 02 RW 09 Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun, Minggu (30/12). Warga sekitar baru mengetahuinya sekitar pukul 10.00 WIB.


Dari keterangan yang dihimpun, jenazah korban baru ketahuan setelah ada kegiatan PKK warga RT 02 RW 09. Para ibu di kampung tersebut menggelar arisan sekitar pukul 08.30 WIB. Saat arisan berjalan, warga membau aroma tidak sedap.
“Saya batu seperti bangkai tikus dari rumah itu,” kata Kartini, 36, tetangga sebelah korban kepada petugas.


Karena takut ada apa-apa, akhirnya para ibu PKK, meminta tolong kepada Budiono, 53, warga sekitar, untuk melihat ke dalam rumah. Awalnya, Budiono berupaya mengetuk pintu.


Namun, tidak ada jawaban dari dalam rumah. Kondisi kediaman ini juga terkunci. Sehingga, dia akhirnya mengintip ke dalam rumah lewat jendela. Dari celah kaca, Budiono terkaget melihat sesosok pria yang tertidur di kursi panjang. Kondisi tubuhnya mengenaskan. Karena, tubuh tersebut menghitam legam.


Melihat kondisi ini, warga sekitar tanpa pikir panjang langsung menghubungi Polsek Sukun. Kompol Anang Tri Hananta Kapolsek Sukun yang menerima laporan pada pukul 10.00 WIB, langsung meluncur ke lokasi. Dia juga meminta back up tim Inafis Polres Makota Ipda Subandi untuk mengecek kondisi mayat.


Begitu polisi tiba di lokasi, garis kuning dipasang. Petugas inafis melakukan pemeriksaan forensik terhadap tubuh korban. Setelah itu, jenazah dievakuasi ke KM RSSA Malang untuk mendapatkan otopsi dan visum fisik. Anang mengungkapkan, korban adalah Mujito, seorang kuli bangunan yang tinggal di kediaman itu sendirian.


“Dari keterangan saksi, korban diduga kuat meninggal karena sakit lambung atau angin duduk. Korban diperkirakan meninggal sekitar tiga hari, karena bau


BERITA TERKAIT

close