Dewan Wacanakan Subsidi Untuk Angkutan Umum | Berita Terbaru Hari ini

Close

Dewan Wacanakan Subsidi Untuk Angkutan Umum

Dewan Wacanakan Subsidi Untuk Angkutan Umum Ilustrasi angkutan umum/Ipung Purwanto

MALANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang dorong pemerintah kota salurkan subsidi untuk angkutan umum. Meski belum final, usulan itu saat ini terus digodok. Hal ini disampaikan Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Purwono Tjokro Darsono.


Ia menyampaikan, hal ini dilakukan berdasarkan hasil hearing yang dilakukan belum lama ini dengan organisasi angkutan darat (organda) Kota Malang. Dimana mereka terus mempertanyakan kejelasan terkait status mereka. Pasalnya jumlah pendapatan sopir angkot terus mengalami penurunan, sedangkan status aturan angkutan online masih belum jelas dan menggantung.
"Dari hasil hearing, sudah disampaikan juga ke Wali Kota Malang. Dan memang disiapkan berbagai skema untuk menjelaskan semuanya," terangnya.


Salah satu skema, menurutnya, untuk memberi subsidi pada angkutan umum adalah dalam bentuk Angkot Pelajar. Skema yang dimaksudkan ini adalah menjadikan angkutan umum sebagai angkutan khusus bagi para pelajar kurang mampu.


Rencana awal, pelajar kurang mampu akan mendapat subsidi uang transportasi senilai Rp 5 ribu per harinya. Subsidi tersebut akan berbentuk kartu khusus yang hanya dapat digunakan untuk membayar angkutan umum.
"Jadi rencananya akan dibuatkan semacam kartu gitu, dan nanti bisa digunakan untuk membayar biaya angkot. Ini sudah ada cantolan hukumnya karena sifatnya juga untuk pelajar," jelasnya.


Saat ini, menurutnya ada sekitar 2.200 angkot yang terdaftar. Namun hanya 65 hingga 70 persen saja yang masih aktif. Diharapkan, total angkot yang masih aktif itu nantinya dapat memperoleh subsidi melalui kebijakan menaiki kendaraan umum bagi pelajar SD hingga SMP itu.


"Kalau bisa semua angkot bisa memanfaatkan fasilitas itu, untuk SD dan SMP sementara ini. Karena SMA ada di bawah naungan pemerintah Provinsi Jawa Timur, maka kami juga akan mendorong agar peraturan itu juga bisa sampai tingkatan SMA. Karena salah satu tujuannya juga mengurangi kemacetan agar tidak lagi menggunakan kendaraan


BERITA TERKAIT

close