Ultras, 20 Tahun Warnai Industri Kreatif di Bumi Arema | Berita Terbaru Hari ini

Close

Ultras, 20 Tahun Warnai Industri Kreatif di Bumi Arema

  • 2019-01-04 penulis : nugroho
  • dibaca :4754
Ultras, 20 Tahun Warnai  Industri Kreatif di Bumi Arema TANGAN DINGIN: Ivan Syahrul sukses membesarkan appreal Ultras hingga sekarang berusia 20 tahun.

SETIAP usaha dan kerja keras tidak pernah mengingkari hasil akhir. Hal ini diyakini Ivan  Syahrul, pemilik appreal Ultras, pabrikan asli Kota Malang,yang  terus berkembang  pesat di usia 20 tahun sekarang.


"Beragam hambatan dan rintangan erhasil kami atasi dengan baik. Bahkan,syukur alhamdulilah,selama beberapa tahun terakhir usaha kami terus berkembang tanpa riba," papar Ivan.
Dituturkan, salah satu kunci Ultras di Jalan Trunojoyo Malang yang didirikannya  20 tahun silam saat dirinya berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tetap eksis, bahkan berkembang pesat, karena selalu mengikuti perkembangan zaman. Apalagi di tengah era digital, semua transaksi dalam jumlah berapapun sangat mudah dilakukan. Termasuk secara online dan aplikasi lain sangat memudahkan pembeli dan penjual.


"Sebagai contoh, pengiriman topi ke Papua, cukup dilakukan online. Bahkan kami berlakukan bebas ongkos kirim ke seluruh daerah di tanah air. Ini salah satu cara kami menjaga kepercayaan dari konsumen,"papar ayah tiga putra ini.


Dituturkan, dengan selalu menjaga kepercayaan konsumen, baik dari dalam negeri maupun luar negeri  tersebut, appreal Ultras berhasil  terus mencapai kemajuan. Selain  memproduksi appreal, mereka juga   memproduksi beragam jersey dan casual football yang digemari berbagai lapisan dan kalangan masyarakat dari berbagai usia. Selama 20 tahun mereka telah memberi warna tersendiri bagi perkembangan industri kreatif tidak saja di Bumi Arema tetapi juga di tanah air.


"Karena selalu mengikuti perkembangan zaman, maka kami ke depan optimistis terus menapak berbagai kemajuan. Kuncinya, kami terus menjaga kepercayaan konsumen. Sampai sekarang tidak pernah ada satupun konsumen komplain kepada kami," urainya.


Sebagai bentuk syukur kepada  Allah SWT, atas seluruh kemajuan yang dicapai, putra kedua dari tiga bersaudara keluarga Saiful Islam dan Retno Astuti ini, juga tidak pernah melupakan berbagi kepada sesama. Diantaranya menyediakan nasi di depan toko mereka setiap hari Jumat serta melakukan berbagai kegiatan


BERITA TERKAIT