Polisi akan Gelar Perkara Ikhwal Isi Cerahan Ustad Sadullah

Polisi akan Gelar Perkara Ikhwal Isi Cerahan Ustad Sadullah Pengurus GP Ansor Kabupaten Malang saat melaporkan ke Polres Malang.(agung)

MALANG - Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda, mengaku telah menerima laporan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Malang, terkait materi ceramah ustad Sa’dullah, ulama asal Sukorejo, Pasuruan.

"Laporan sudah kami terima. Selanjutnya akan diselidiki dan dalami," ujar Adrian, Sabtu (5/1). 

Namun Adrian mengaku belum bisa menentukan apakah materi cerama yang dilaporkan itu ada unsur pidananya. Ia menyebutkan akan dilakukan gelar perkara internal, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi nanti.

"Nantinya kami juga akan berkoordinasi dengan ahli bahasa terlebih dahulu. Bukti laporan yang diserahkan kepada kami adalah potongan videonya," tuturnya. 

Sementara itu, ustad Sa'dullah telah membuat video klarifikasi berdurasi sekitar dua menit. Sa'dullah, menyampaikan permohonan maaf. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan, tidak ada titipan kampanye. Tidak ada kaitannya dengan kampanye hitam. 

“Pernyataan saya yang berkaitan dengan NU, Banser dan sebagainya yang merasa tersinggung, saya mohon maaf,” katanya. 

“Memang tidak semuanya, tetapi yang saya maksud adalah oknum. Saya sampaikan itu karena saking cintanya pada NU dan Banser,” ucap Ustad Sa'dullah dalam video klarifikasi.

“Saya juga sudah ditegur dari Jakarta, karena sebut nama dan institusi. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan kampanye hitam,” sambungnya.

“Saya mohon maaf dan tidak akan mengulanginya lagi,” tegas dia.(agp)

Berita Terkait