Oknum Relawan Prabowo-Sandi Diduga Pembuat Hoaks Surat Suara Tercoblos | Berita Terbaru Hari ini

Close

Oknum Relawan Prabowo-Sandi Diduga Pembuat Hoaks Surat Suara Tercoblos

  • 2019-01-08 penulis : junaedi
  • dibaca :2751
Oknum Relawan Prabowo-Sandi Diduga Pembuat Hoaks Surat Suara Tercoblos ilustrasi surat suara tercoblos.(dok.republika)

JAKARTA - Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Presiden, Bagus Bawana Putra ditangkap polisi terkait kasus pembuatan konten berita bohong (hoaks) berisi kabar tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 sudah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara yang beredar beberapa waktu lalu.

Dikutip dari cnn-indonesia.com, Informasi ini dibenarkan oleh sumber di kepolisian. Tersangka itu ditangkap di Bekasi, Senin (7/1) lalu.

Terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo hanya membenarkan telah menangkap pembuat konten hoaks berisi kabar tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 sudah dicoblos di Tanjung Priok.

Namun, Jenderal bintang satu itu belum bersedia memberikan penjelasan secara rinci. Ia hanya berkata bahwa sosok yang ditangkap ini berinisial B. 

"Inisial tersangka B, ditangkap di Bekasi saat ini sedang dalam proses pemeriksaan," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (8/1).

Dedi mengatakan informasi rinci terkait penangkapan pembuat konten hoaks itu lebih lanjut akan disampaikan oleh Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto dan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal dalam konferensi pers, Rabu (9/1).

Jika benar Bagus merupakan tersangka keempat dalam kasus ini. Berarti dalam kasus ini polisi sudah empat orang. Sebelumnya, tiga tersangka, yakni HY, LS, dan J sudah ditangkap. Ketiga orang tersebut diduga berperan salam menerima konten hoaks tanpa mengonfirmasi kebenaran isi konten dan langsung menyebarkannya melalui akun Facebook. 

Tersangka kemudian menyebarkannya di percakapan grup dalam aplikasi WhatsApp. Meski ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya tidak ditahan.

Hoaks kontainer surat suara memancing gaduh publik. Sejumlah elite di dua poros Pilpres saling tuding.(cnn-indonesia)


BERITA TERKAIT