BPN Prabowo-Sandi Bantah Pembuat Hoaks Surat Tercoblos Yang Ditangkap Relawannya | Berita Terbaru Hari ini

Close

BPN Prabowo-Sandi Bantah Pembuat Hoaks Surat Tercoblos Yang Ditangkap Relawannya

  • 2019-01-08 penulis : junaedi
  • dibaca :2058
BPN Prabowo-Sandi Bantah Pembuat Hoaks Surat Tercoblos Yang Ditangkap Relawannya Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono.(dok.tribun)

JAKARTA - Kabar tertangkapnya salah seorang pembuat hoaks adalah Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Presiden, Bagus Bawana Putra, segera dibantah Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono.

"Bukan relawan kami," ujar Ferry ketika dikonfirmasi cnn-indonesia melalui pesan singkat, Selasa (8/1). 

Ferry yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu enggan menjawab ketika ditanya lebih jauh perihal hubungan antara BPN Prabowo-Sandi dan Bagus Bawana Putra. Tak hanya pesan singkat, panggilan telepon pun tak direspons.

BPN Prabowo-Sandi diketahui membina sejumlah kelompok relawan. Mereka yang resmi dibina BPN diberikan surat keputusan pemgesahan dan ditandatangani oleh Ketua BPN Djoko Satgas dan Direktur Satgas BPN Toto Utomo Budi Santoso.

Misalnya, ketika BPN memutuskan untuk mengesahkan salah satu kelompok relawannya yang bernama Koalisi Merah Putih. Kelompok itu disahkan keberadaannya oleh BPN pada 29 November 2018 dengan nomor surat 060/Kpts/BPN-PS/SATGAS/XI/2018.

Kepolisian telah membenarkan pihaknya menangkap Bagus Bawana. Dia ditangkap di Bekasi, Senin (7/1) lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo hanya membenarkan pihaknya telah menangkap pembuat konten hoaks berisi kabar tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 sudah dicoblos di Tanjung Priok.

Jenderal bintang satu itu belum bersedia memberikan penjelasan secara rinci. Namun, ia menyebut sosok yang ditangkap ini berinisial B.

"Inisial tersangka B, ditangkap di Bekasi saat ini sedang dalam proses pemeriksaan," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (8/1).


BERITA TERKAIT

close